RSUD Embung Fatimah Batam Disebut Menolak Pasien Corona, Ini Klarifikasinya

Kompas.com - 07/09/2020, 11:52 WIB
Ilustrasi ruang ICU RSUD Embung Fatimah Batam. KOMPAS.COM/ HADI MAULANAIlustrasi ruang ICU RSUD Embung Fatimah Batam.

BATAM, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah di Batam, Kepulauan Riau, disebut telah menolak pasien positif corona atau Covid-19 Batam.

Menurut informasi, hal ini terjadi setelah Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam hendak merujuk dua pasien positif corona ke rumah sakit tersebut.

Namun, dengan alasan mengutamakan tenaga kesehatan rumah sakit tersebut yang juga banyak berstatus konfirmasi tanpa gejala atau asimptomatik, pihak RSUD Embung Fatimah akhirnya menolak.

Baca juga: Puluhan Hari Warga Mencium Bau Busuk hingga Penemuan Kaki Kanan Korban

Akan tetapi, setelah dilakukan koordinasi, akhirnya RSUD Embung Fatimah mau menerima satu pasien yang dirujuk ke sana, yakni pasien anak berusia 9 tahun.

Direktur RSUD Embung Fatimah Ani Dwiyana saat dikonfirmasi membantah hal ini dan mengatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.

"Tidak benar informasi tersebut, itu hanya informasi miskomunikasi saja," kata Ani saat dihubungi melalui telepon, Senin (7/9/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Seorang Pria di Riau Bunuh Temannya karena Alasan Ini

Ani mengatakan, pihaknya tidak pernah menolak pasien terkonfirmasi positif yang ada di Batam, meskipun saat ini tenaga medis dari RS Embung Fatimah paling banyak dirawat di sana.

Sebab, menurut Ani, para tenaga medis yang sedang menjalani perawatan ditempatkan di ruang rawat inap gedung lama yang merupakan ruang rawat tidak standar Covid-19.

"Namun untuk pasien positif yang terkonfirmasi, khususnya dari masyarakat umum, kami tempatkan di ruang perawatan baru yang memang berstandar untuk perawatan pasien positif corona," kata Ani.

"Jadi sekali lagi saya tegaskan tidak benar informasi tersebut," kata Ani.

Baca juga: Ini Profil 4 Paslon di Pilgub Sumbar, Ada Anggota DPR hingga Jenderal

Meski demikian, Ani juga menjelaskan, ruangan perawatan pasien corona yang ada di RSUD Embung Fatimah sangat terbatas, yakni hanya ada sekitar 20 tempat tidur.

Apabila ruangan tersebut penuh, maka pihaknya dengan sangat terpaksa menolak dan mengarahkan pasien ke rumah sakit rujukan lainnya.

"Tidak mungkin kami paksakan perawatannya di ruang rawat inap yang tidak berstandar Covid-19, nantinya malah menghasilkan pelayanan yang tidak maksimal," kata Ani.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X