Bupati Cianjur Imbau Warganya di Jakarta Jangan Pulang

Kompas.com - 16/09/2020, 09:27 WIB
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANPlt Bupati Cianjur Herman Suherman

CIANJUR, KOMPAS.com – Warga Cianjur yang selama ini bekerja di Jakarta diprediksi akan memilih pulang kampung selama diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

PSBB jilid dua atau PSBB pengetatan DKI Jakarta sendiri berlaku selama dua pekan, mulai Senin (14/9/2020) hingga 27 September 2020.

Menyikapi potensi tersebut, tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali meningkatkan penjagaan di wilayah perbatasan terutama di kawasan Puncak.

“Sejak kemarin Puncak sudah kita jaga. Penyekatan dilakukan di perbatasan dengan melibatkan petugas gabungan dari unsur TNI/Polri, Dishub, Satpol PP dan tenaga medis. Di perbatasan Bandung juga kita jaga, termasuk yang di Gekbrong,” kata plt Bupati Cianjur Herman kepada Kompas.com, Rabu (16/9/2020).

Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Cianjur Perketat Perbatasan di Kawasan Puncak

Herman pun meminta warga Cianjur yang tengah bekerja di Jakarta untuk tidak memaksakan diri pulang ke kampung halaman.

“Jangan pulang, kasihan saudara dan keluarga di rumah, karena khawatir kepulangannya bawa penyakit (virus corona) ke Cianjur,” ujar dia.

Plt bupati telah menginstruksikan perangkatnya hingga ke tingkat RT untuk mengawasi aktivitas keluar-masuk warga di lingkungan masing-masing.

“Saya sudah surati camat, kades, hingga RW dan RT agar mereka selaku ketua gugus di wilayahnya masing-masing segera mengaktifkan kembali fungsi pengawasan dan pemantauan terhadap pergerakan warganya,” ucap Herman.

“Setiap warga yang baru datang dari luar daerah harus terdata,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memperketat penjagaan arus keluar-masuk kendaraan di wilayah perbatasan menyusul diberlakukannya PSBB total DKI Jakarta.

Baca juga: Warga Cianjur Masih Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP Catat 2.900 Pelanggaran

Wilayah perbatasan di kawasan Puncak menjadi atensi karena dinilai sebagai akses masuk ideal pengunjung dari arah Jakarta dan sekitarnya.

Disebutkan, penjagaan di perbatasan mengikuti pola sebelumnya dengan sistem penyekatan dan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang hendak masuk ke wilayah Cianjur.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Jadi Misteri 7 Tahun, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap dari Motor Sport

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Desember 2020

Regional
42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

42 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 3 Desember 2020

Regional
238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

238 Mahasiswa yang Positif Covid-19 Dikarantina di Asrama, Poltrada Bali: Fasilitasnya Memadai

Regional
Melawan Saat Ditangkap, Tersangka Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Melawan Saat Ditangkap, Tersangka Pembunuhan Tewas Ditembak Polisi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Desember 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Desember 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 3 Desember 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 3 Desember 2020

Regional
Walkot Solo Usulkan Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi, Ganjar: Oke Saja Kalau Mau Dipakai

Walkot Solo Usulkan Asrama Haji Donohudan Jadi Tempat Isolasi, Ganjar: Oke Saja Kalau Mau Dipakai

Regional
Debat Cagub Sumbar, Nasrul Abit Tawarkan Ini untuk Pelayanan Publik

Debat Cagub Sumbar, Nasrul Abit Tawarkan Ini untuk Pelayanan Publik

Regional
Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak, Terungkap 7 tahun Kemudian, Dibunuh Kekasih karena Cemburu

Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak, Terungkap 7 tahun Kemudian, Dibunuh Kekasih karena Cemburu

Regional
14 Anggota KPPS Gunungkidul Terkonfirmasi Positif Covid-19

14 Anggota KPPS Gunungkidul Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
27 Orang Sekampung di Blora Terpapar Covid-19, Diduga Transmisi Lokal

27 Orang Sekampung di Blora Terpapar Covid-19, Diduga Transmisi Lokal

Regional
Dipenuhi Pasien Suspek Covid-19, IGD RSD Koesnadi Bondowoso Tutup Sementara

Dipenuhi Pasien Suspek Covid-19, IGD RSD Koesnadi Bondowoso Tutup Sementara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X