Hutan Lindung Egon Ilinmedo Sikka Terbakar, Petugas Sulit Padamkan Api

Kompas.com - 16/09/2020, 08:58 WIB
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan Shutterstock.comIlustrasi kebakaran hutan dan lahan


MAUMERE, KOMPAS.com - Kebakaran kembali melahap kawasan hutan lindung Egon Ilinmedo, di Desa Egon Bluk, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (15/9/2020). 

Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Kabupaten Sikka, Hery Siswadi mengatakan, kebakaran yang melanda sejak Selasa sore itu hingga Rabu (16/9/2020) pagi belum bisa dipadamkan. 

Hery menyebut, luas area yang terbakar belum bisa dipastikan karena belum bisa melakukan pengukuran. Hal itu disebabkan api belum bisa dipadamkan. 

Baca juga: Kebakaran di Bandara Umbu Mehang Kunda, Sumba Timur

"Kami sudah ambil titik koordinat lokasi yang terbakar dipetakan sehingga luas area yang terbakar bisa diketahui secara pasti," ungkap Hery, kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Rabu pagi. 

Hery mengatakan, api belum bisa dipadamkan karena mereka masih menggunakan alat manual memadamkan api.

Ditambah lagi medan hutan yang terjal sehingga sulit dijangkau.

Baca juga: GOR di Bandar Lampung Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya

Pihaknya bersama aparat Kepolsian Resor Sikka dan Kodim 1603 dan pemerintah desa terus beupaya memadamkan api. 

"Penyebabnya masih diselidiki," tambah Hery. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X