Warga Cianjur Masih Abai Protokol Kesehatan, Satpol PP Catat 2.900 Pelanggaran

Kompas.com - 14/09/2020, 09:24 WIB
Seorang warga Cianjur, Jawa Barat sedang menjalani kerja sosial di kawasan alun-alun, beberapa waktu lalu pasca-terjaring razia tidak memakai masker. beberapa waktu lalu. KOMPAS.COM/ISTIMEWASeorang warga Cianjur, Jawa Barat sedang menjalani kerja sosial di kawasan alun-alun, beberapa waktu lalu pasca-terjaring razia tidak memakai masker. beberapa waktu lalu.

CIANJUR, KOMPAS.com - Sebagian warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih abai terhadap penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Hal ini tergambar dari hasil razia petugas gabungan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Cianjur dalam rentang dua bulan terakhir.

Tercatat, jumlah angka pelanggaran mencapai 2.900 orang, dan diprediksi akan terus bertambah karena giat razia masih berlanjut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Cianjur Hendri Prasetyadhi menyebutkan, jumlah pelanggaran berasal dari pengendara, pejalan kaki dan pemilik tempat usaha, seperti rumah makan, restoran, pertokoan dan lainnya.

"Untuk pejalan kaki dan pengendara jenis pelanggarannya tidak memakai masker. Kalau untuk tempat usaha karena tidak menyediakan fasilitas cuci tangan dan hand sanitizer, serta penerapan aturan jaga jarak aman,” kata Hendri kepada Kompas.com, Senin (14/9/2020).

Baca juga: Cek Suhu Tubuh dan Deteksi Masker, Polres Cianjur Punya Alat Canggih

Sejauh ini, petugas masih memberikan sanksi kepada pelanggar berupa kerja sosial membersihkan atau menyapu ruang-ruang publik.

“Untuk pelanggar yang masih muda-muda dan fit staminanya, kita berikan juga sanksi fisik, seperti push up. Sebagai efek jera saja,” ujar dia.

Sementara itu, Hendri menyebutkan, untuk sanksi yang diberikan kepada pemilik tempat usaha yang melanggar, baru sebatas teguran lisan dan tulisan.

“Namun, kalau setelah ditegur tetap saja membandel, bisa saja sampai dilakukan tindak penyegelan,” kata Hendri.

Lebih lanjut dikatakan, anak muda atau kaum milenial paling mendominasi sebagai pelanggar protokol kesehatan.

Baca juga: Sepekan Razia Masker di Cianjur, Jumlah Pelanggar Malah Makin Naik

Hal ini, menurut Hendri, tidak terlepas dari tingginya mobilitas mereka berkegiatan di era normal baru saat ini.

“Namun, banyak aktivitasnya, banyak yang melanggarnya. Sehari bisa sampai 250 pelanggar yang terjaring. Namun, trennya cenderung fluktuatif,” ujar Hendri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Realisasi Vaksinasi di Brebes Masih Rendah, Kadinkes: Besok Kita Eksekusi

Angka Realisasi Vaksinasi di Brebes Masih Rendah, Kadinkes: Besok Kita Eksekusi

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov NTT Bantu Tracing 10.000 Warga Kota Kupang

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov NTT Bantu Tracing 10.000 Warga Kota Kupang

Regional
Danrem 162/WB dan Kadinkes Mataram Tak Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ini Alasannya

Danrem 162/WB dan Kadinkes Mataram Tak Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ini Alasannya

Regional
Vaksinasi Baru Jalan 0,13 Persen, Kabupaten Brebes Diminta Kejar Target

Vaksinasi Baru Jalan 0,13 Persen, Kabupaten Brebes Diminta Kejar Target

Regional
Hujan-hujanan di Dekat Telaga, 3 Remaja Putri Tewas Tenggelam

Hujan-hujanan di Dekat Telaga, 3 Remaja Putri Tewas Tenggelam

Regional
Polsek Sungai Pagu Diserang 200 Orang, gara-gara DPO Kasus Judi Tewas Ditembak Polisi

Polsek Sungai Pagu Diserang 200 Orang, gara-gara DPO Kasus Judi Tewas Ditembak Polisi

Regional
Hujan Deras, Air Meluap dari Proyek Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Jalan dan Sawah Tergenang

Hujan Deras, Air Meluap dari Proyek Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Jalan dan Sawah Tergenang

Regional
Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Pemuda Ini Gunakan Uang Bansos Prakerja Untuk Beli Ribuan Pil Koplo

Regional
Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Wali Kota Madiun: Baik-baik Saja, yang Ada Hanya Senang

Regional
6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

6 Lagi Pekerja Terjebak di Lubang Galian Tambang Ditemukan Meninggal,Tubuhnya Bengkak

Regional
Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Seorang Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah di Labuan Bajo Dijerat Pasal Pencucian Uang

Regional
Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Waspada Angin Kencang di Jateng Selatan 2 Hari ke Depan, Kecepatan hingga 61 Km/Jam

Regional
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pajak Reklame 2 ASN Bakeuda Kota Tegal

Regional
Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Dahlan Iskan Sudah Negatif Covid-19, Segera Pulang dari Rumah Sakit

Regional
Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Ini Harapan Khofifah kepada Listyo Sigit Setelah Dilantik Jokowi Jadi Kapolri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X