PSBB Kota Serang, Warga Diminta Tidak Keluar Daerah, Terminal Akan Ditutup

Kompas.com - 14/09/2020, 15:27 WIB
Wali Kota Serang Syafrudin usai mengecek pelaksanaan PSBB di terminal Pakupatan KOMPAS.com/RASYID RIDHOWali Kota Serang Syafrudin usai mengecek pelaksanaan PSBB di terminal Pakupatan

SERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Serang Syafrudin meminta warganya agar tidak melakukan perjalan keluar daerah selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal itu guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Apalagi, kasus di Ibu Kota Provinsi didominasi terpapar usai melakukan perjalanan ke luar daerah terutama zona merah.

"Dalam rangka PSBB patuhi aturan pemerintah, memperketat protokol kesehatan. Jangan keluar daerah dulu, tetap di tempat (rumah)," kata Syafrudin kepada wartawan. Senin (14/9/2020).

Baca juga: Cek Pelaksanaan PSBB, Wali Kota Serang Sebut Warga Sudah Disiplin

Untuk itu, pada masa PSBB dilakukan penyekatan di delapan titik pintu masuk ke Kota Serang, Banten.

Kedelapan titik check point itu ada di Gerbang tol Serang Timur, Gerbang Tol Serang Barat, di Jalan Raya Serang - Jakarta, Kalodran.

Kemudian di Taktakan, Kepandean, Polsek Curug, dan Lampu merah Palima serta di Terminal Pakupatan.

Baca juga: Viral, Aksi Lomba Lari dan Balap Motor Saat PSBB di Kota Serang

"Yang ke luar kota kita tetap akan periksa, sekalipun ada yang keluar kota masuk lagi ke kota (Serang) akan lebih ketat pemeriksaannya," ujar Syafrudin.

Apabila ada masyarakat dari luar daerah dalam kondisi tidak sehat dan akan masuk ke Kota Serang akan di kembalikan ke daerah asal.

"Ditemukan suhu badannya tinggi akan kita pulangkan," kata Syafrudin.

Baca juga: Ini Aturan Pernikahan dan Ibadah di Masa PSBB Kota Serang

Terminal Pakupatan akan ditutup

Syafrudin menegaskan sampai saat ini terminal bus Pakupatan masih beroperasi menurunkan dan menaikan penumpang. Namun, jika ditemukan penyebaran Covid-19 di terminal makan akan ditutup.

"Kita lihat dulu situasinya. Kalau memang ternyata penyebaran Covid-19 dari terminal akan kita tutup," tegas Syafrudin.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumahnya Kena Banjir, Ini Tanggapan Bupati Jember

Rumahnya Kena Banjir, Ini Tanggapan Bupati Jember

Regional
Jadi Terdakwa Kasus Lingkungan, Rusma Yul Anwar Tetap Dilantik Jadi Bupati Pesisir Selatan

Jadi Terdakwa Kasus Lingkungan, Rusma Yul Anwar Tetap Dilantik Jadi Bupati Pesisir Selatan

Regional
Banjir hingga 2 Meter Terjang Kota Probolinggo Jumat Petang, Warga Sempat Dievakuasi

Banjir hingga 2 Meter Terjang Kota Probolinggo Jumat Petang, Warga Sempat Dievakuasi

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat

Regional
Kisah Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Tempat Soekarno Bertemu Hartini, Jadi Cagar Budaya yang Dikenal Angker

Kisah Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Tempat Soekarno Bertemu Hartini, Jadi Cagar Budaya yang Dikenal Angker

Regional
Pengolahan Sampah Jadi Bisnis Menjanjikan di Tengah Pandemi

Pengolahan Sampah Jadi Bisnis Menjanjikan di Tengah Pandemi

Regional
Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Asal Usul Nama Jakabaring Palembang, Berawal dari 4 Suku

Regional
Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita di Medan karena Tak Terima Dikomplain, Ini Kronologinya

Regional
Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Kembali Dilantik Jadi Wali Kota Semarang, Hendi Paparkan Program Jangka Pendek

Regional
Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Berkunjung ke Tamborasi, Sungai Terpendek di Dunia yang Ada di Kolaka

Regional
Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Cerita di Sepiring Nasi Pecel, dari Suguhan Ki Gede Pemanahan hingga Ditulis di Serat Centhini

Regional
Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Lantik Terdakwa Korupsi sebagai Wakil Bupati, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Gegara Sakit Hati, Seorang Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita Sekaligus, Ini Faktanya

Regional
Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Jejak Sejarah Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Akan Ditempati Gibran

Regional
Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Kesaksian Ketua RT soal Terduga Teroris yang Ditangkap di Surabaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X