Harimau Sumatera Buntung Asal Lembah Hijau Dijodohkan dengan “Gadis Solo”

Kompas.com - 12/09/2020, 16:30 WIB
Fidi, harimau Sumatera betina berusia 15 tahun yang didatangkan dari Taman Wisata Taru Jurug, Solo untuk dijodohkan dengan Kyai Batua, harimau berkaki putus di Taman Wisata Lembah Hijau. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Fidi, harimau Sumatera betina berusia 15 tahun yang didatangkan dari Taman Wisata Taru Jurug, Solo untuk dijodohkan dengan Kyai Batua, harimau berkaki putus di Taman Wisata Lembah Hijau.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Kyai Batua, harimau Sumatera berkaki putus di Lampung dijodohkan dengan harimau betina dari Solo.

Harimau Sumatera betina itu bernama Fidi, berusia 16 tahun yang didatangkan dari Taman Satwa Taru Jurug, Solo.

Kyai Batua sendiri adalah harimau jantan berusia 7 tahun yang kini menghuni Taman Wisata Konservasi Lembah Hijau, Bandar Lampung.

Kaki depan sebelah kanan harimau ini terpaksa diamputasi karena luka parah akibat jerat pemburu di Batu Ampar, Suoh, Lampung Barat beberapa tahun lalu.

“Ini tahapan ketiga bagi Kyai Batua, setelah dua tahapan sebelumnya yakni evakuasi dan perawatan,” kata Komisaris Taman Wisata Konservasi Lembah Hijau Irwan Nasution, Sabtu (12/9/2020).

Baca juga: Penuturan Pengunggah Video Harimau Sumatera Kurus yang Sempat Viral: Hanya Merasa Iba

Irwan mengatakan, tahapan ketiga ini adalah upaya menjodohkan (breeding) Kyai Batua dengan Fidi, harimau betina berbobot sekitar 100 kilogram.

“Kondisi Kyai Batua sendiri saat ini aktif dan sehat, makannya banyak, mudah-mudahan bisa dilakukan pendekatan hingga perkawinan,” kata Irwan.

Sementara itu, keeper harimau Taman Wisata Taru Jurug Solo, Agus Purwanto mengatakan, Fidi adalah satu dari dua harimau betina koleksi taman wisata itu.

“Dia (Fidi) nggak bisa di-breeding lagi dengan pejantan yang ada di sana (Taru Jurug) karena satu keturunan,” kata Agus.

Baca juga: Harimau Sumatera Terlihat Kurus dan Perutnya Kempis, Ini Penjelasan Kebun Binatang

Perkawinan harimau ini sendiri, kata Agus, cukup sulit lantaran ada proses pendekatan antara harimau jantan dengan betina.

“Mungkin ini (pendekatan) yang agak lama, karena prosesnya, apakah sudah mau atau belum,” kata Agus.

Diketahui, Kyai Batua mengalami cacat permanen setelah kaki depan sebelah kanan harus diamputasi.

Kaki harimau itu terkena jerat para pemburu, hingga membusuk dan harus diamputasi agar luka busuk tidak menyebar.

Selain itu, ada bekas luka di perut Kyai Batua yang membuat bagian tubuh tersebut tak lagi ditumbuhi bulu. Gigi taring atas Harimau itu juga patah dan ada tiga lubang luka di beberapa bagian tubuhnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Regional
Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Regional
11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X