Penuturan Pengunggah Video Harimau Sumatera Kurus yang Sempat Viral: Hanya Merasa Iba

Kompas.com - 10/09/2020, 20:30 WIB
Nazichatul Ummah saat memberikan komentar kepada awak media, usai melihat kondisi Baksi dari dekat, Kamis (10/9/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHNazichatul Ummah saat memberikan komentar kepada awak media, usai melihat kondisi Baksi dari dekat, Kamis (10/9/2020).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Pemilik akun Instagram @rizctul, Nazichatul Ummah (22), warga Kecamatan Bungah, Gresik, Jawa Timur, secara sukarela mendatangi Maharani Zoo dan Goa Lamongan, Kamis (10/9/2020).

Akun Instagram inilah yang pertama kali mengunggah video mengenai harimau sumatera kurus di Maharani Zoo dan Goa Lamongan, yang kemudian diunggah ulang beberapa akun lain dan menjadi viral.

Nazich-sapaan akrab dari Nazichatul Ummah, lantas berkenan memberikan keterangan kepada awak media, awal dirinya memutuskan untuk mengambil video harimau sumatera yang memiliki nama Baksi tersebut, dari tribun atas dan lantas mengunggah video tersebut di akun Instagram miliknya.

"Terus terang saya tidak punya niatan jelek. Saya hanya merasa iba, karena melihat harimau tersebut terlihat kurus," ujar Nazich, kepada awak media, di sela melihat Baksi, di Maharani Zoo dan Goa, Kamis (10/9/2020).

Baca juga: Video Viral Harimau Kebun Binatang Perut Kempis, Polisi: Dokternya Bilang Masih Wajar

Ia tidak menyangka, video tentang Baksi yang telah diunggah olehnya menjadi viral.

Bahkan, Nazich merasa bersalah setelah banyak netizen yang memberikan komentar negatif, yang justru menyudutkan pihak manajemen dan pengelola kebun binatang usai melihat video tersebut.

"Saya jadi merasa bersalah dan menyesal telah mengunggah video tersebut di Instagram. Makanya hari ini saya menemui pihak manajemen, untuk diizinkan bisa melihat Baksi lebih dekat," ucap dia.

Keinginan Nazich disambut terbuka oleh pihak manajemen Maharani Zoo dan Goa Lamongan.

Mulai dari Juli Tri Wahyuningtyas selaku koordinator marketing, Solikin selaku manajer operasional, hingga Laily Purnamasari sebagai dokter hewan di Maharani Zoo, turut mendampingi Nazich saat melihat kondisi Baksi lebih dekat.

Tentunya dengan pengawalan ketat dari para penjaga satwa yang sedang bertugas.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komplotan Pencuri Gunakan Google Maps Cari Rumah yang Akan Dibobol

Komplotan Pencuri Gunakan Google Maps Cari Rumah yang Akan Dibobol

Regional
Takut Hasilnya Reaktif, Petugas KPPS Pilkada di Jateng Tolak Rapid Test

Takut Hasilnya Reaktif, Petugas KPPS Pilkada di Jateng Tolak Rapid Test

Regional
'Menghancurkan secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?'

"Menghancurkan secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?"

Regional
Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Regional
Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Regional
Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Regional
Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Regional
Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

Regional
Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Regional
Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Regional
Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X