Kompas.com - 08/09/2020, 18:14 WIB
Tangkapan layar dalam video yang diunggah oleh akun instagram @ndorobei. tangkapan layarTangkapan layar dalam video yang diunggah oleh akun instagram @ndorobei.

LAMONGAN, KOMPAS.com - Beredarnya video seekor harimau sumatera terlihat kurus, yang menjadi salah satu satwa peliharaan di Maharani Zoo dan Goa Lamongan.

Kapolsek Paciran AKP Supardi mengatakan, begitu mengetahui informasi viral mengenai video harimau sumatera kurus tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan.

"Begitu Pak Kapolres minta tolong dilihat, disuruh cek, saya sendiri langsung mendatangi lokasi. Kemarin (7/9/2020) sore," ujar Supardi, saat dihubungi, Selasa (8/9/2020).

Dalam agenda tersebut, Supardi langsung ditemui oleh perwakilan Maharani Zoo dan Goa Lamongan.

Baca juga: Video Viral Harimau Sumatera Kurus di Kebun Binatang, Perutnya Terlihat Kempis

Dalam kesempatan ini, Supardi juga sempat bertanya langsung kepada dokter hewan yang sehari-hari melakukan pengecekan kondisi kesehatan hewan di kompleks Maharani Zoo dan Goa.

"Bahkan kemarin, saya juga sudah sempat berbincang dengan dokternya langsung. Dan dokternya bilang, semua masih dalam tahap kewajaran, karena tetap diurus sesuai aturan," ucap dia.

Supardi juga sudah membuktikan sendiri, dengan mendatangi kandang harimau sumatera tersebut di Maharani Zoo dan melihat lebih dekat.

"Memang kurus, tapi tidak sekurus yang terlihat di video. Sebab, kata dokternya, bisa saja video itu dibuat sebelum jam makan yang rutin dilakukan setiap hari pukul 15.30 WIB," kata Supardi.

Sementara, Kapolres Lamongan AKBP Harun, saat ditemui di Mapolres Lamongan di sela agenda rilis pengungkapan kasus pencurian mengatakan, memang sempat menginstruksikan kepada jajaran Polsek Paciran untuk mencari kebenaran mengenai video yang sempat viral tersebut.

"Masyarakat jangan berpikir negatif dulu, sebab semua kan memang perlu klarifikasi. Anggota kami kemarin sudah ada yang ke sana," tutur Harun.

Baca juga: Harimau Berperut Kempis Disebut Habiskan 8 Kg Daging Sekali Makan

Dari laporan anggotanya yang telah meninjau kebun binatang tersebut mendapatkan informasi bahwa semua masih dalam tahapan wajar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X