Kedua Paslon Dekat Kekuasaan, Pilkada Kabupaten Semarang Dinilai Rawan Pelanggaran

Kompas.com - 11/09/2020, 14:38 WIB
Ilustrasi KOMPAS/DIDIE SWIlustrasi

UNGARAN, KOMPAS.com - Pilkada Kabupaten Semarang 2020 dianggap rawan pelanggaran penyalahgunaan fasilitas negara karena bakal pasangan calon yang berlaga dekat dengan kekuasaan.

Seperti diketahui, Pilkada Kabupaten Semarang akan diikuti dua pasangan calon, yakni Bintang Narsasi Mundjirin-Gunawan Wibisono (Bison) dan Ngesti Nugraha-Basari (Ngebas).

Bintang adalah istri Bupati Semarang Mundjirin yang sampai saat ini masih menjabat.

Baca juga: Pilkada Kabupaten Semarang 2020, 36.186 Calon Pemilih Dicoret KPU

Dia menjadi ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Semarang. Sementara Ngesti Nugraha adalah Wakil Bupati Kabupaten Semarang aktif.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto mengungkapkan secara umum karena pasangan calon berasal dari keluarga pejabat atau kepala daerah dan wakil kepala daerah, potensi pelanggaran terhitung tinggi.

"Potensi pelanggaran tersebut terkait penyalahgunaan program, anggaran, dan fasilitas pemerintahan daerah," jelasnya saat dihubungi, Jumat (11/9/2020).

Saat ini, Bawaslu terus melakukan upaya pencegahan terkait peminimalisiran pelanggaran dalam pilkada.

"Pengawasan tentu ditingkatkan untuk memastikan tidak adanya pelanggaran mengenai itu, kita juga melakukan imbauan melalui surat atau secara langsung dalam rapat-rapat koordinasi," kata Agus.

Baca juga: Beda Kubu dengan Anak di Pilkada Kabupaten Semarang, Bintang Narsasi Menangis

Terpisah, Ketua Tim Pemenangan Bison, Nurul Huda menegaskan tim telah menyepakati saat menjadi paslon, Bintang harus meninggalkan segala atribut sebagai Ketua TP PKK.

"Kita ingin meraih kemenangan dengan terhormat. Kemarin waktu pak Gunawan Wibisono masih menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, juga pasif. Bahkan karena tidak ingin melanggar aturan, mengajukan pensiun sebagai ASN," paparnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Regional
Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Regional
Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Cerita Ayu, Rekening Ratusan Juta Dikuras Usai Dapat Bonus Pulsa Rp 100.000

Regional
Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Angka Kematian Covid-19 di Solo Capai 97 Orang, Didominasi Penyakit Bawaan

Regional
Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Mengajar di TK Selama 57 Tahun, Nenek Chamimah Jadi Sarjana di Usia 78 Tahun, Ini Kisahnya

Regional
Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Penipu Modus Jadi Tim Satgas Covid-19 di Padang, Mengincar Perhiasan Korban

Regional
Cerita Rasiti Temukan Naskah Kuno Berusia 200 Tahun Warisan Keluarga, Belum Diketahui Isinya

Cerita Rasiti Temukan Naskah Kuno Berusia 200 Tahun Warisan Keluarga, Belum Diketahui Isinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X