Diduga Gelapkan Uang Nasabah Rp 137 Juta, Karyawati Bank di Kota Tegal Ditangkap

Kompas.com - 09/09/2020, 15:43 WIB
Kasatreskrim Polres Tegal Kota AKP Gineung Pratidina meminta keterangan pelaku terduga kasus pidana penggelapan uang nasabah di Mapolres Tegal Kota, Rabu (9/9/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiKasatreskrim Polres Tegal Kota AKP Gineung Pratidina meminta keterangan pelaku terduga kasus pidana penggelapan uang nasabah di Mapolres Tegal Kota, Rabu (9/9/2020)

TEGAL, KOMPAS.com - N (37) warga Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah, ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana penggelapan.

Karyawati salah satu bank swasta di Kota Tegal itu dilaporkan ke polisi oleh salah satu nasabahnya.

Kasat Reskrim AKP Gineung Pratidina mengungkapkan, pegawai bank itu ditangkap pada 21 Agustus 2020 di sebuah rumah kontrakan.

"Pelaku diamankan atas laporan salah satu nasabah yang mengalami kerugian Rp. 137 juta," ungkap Gineung kepada wartawan di Mapolres Tegal Kota, Rabu (9/9/2020).

Baca juga: Kronologi Uang Nasabah Bank di Sumbar Dibobol dengan Tanda Tangan Palsu

Gineung mengemukakan, awalnya korban ditawari untuk membuka tabungan berjangka kepada pelaku pada Agustus 2019.

"Kemudian korban menyetorkan uang Rp. 137 juta secara bertahap sebanyak lima kali sejak September 2019, " ungkapnya.

Korban, awalnya sempat menerima bunga sebesar Rp. 6,5 juta pada Desember 2019.

Namun, ketika korban berusaha mengambil seluruh uang tabungannya, pelaku tak bisa memenuhi.

Karena merasa dirugikan, korban akhirnya melapor ke polisi.

Hingga kini, polisi masih berusaha mengembangkan dugaan penggelapan uang nasabah ini.

Baca juga: Alihkan Uang Nasabah Rp 1,4 M ke Rekening Pribadi, Teller Bank di Kaltim Ditangkap

Pasalnya, hasil pengembangan polisi, pelaku setidaknya memiliki sekitar 40 nasabah yang total tabungannya mencapai Rp. 1,7 miliar.

"Kemungkinkan masih ada warga lain yang menjadi korban. Namun yang melapor baru satu orang. Masih kita kembangkan," imbuhnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X