Didukung 8 Parpol di Pilkada Pasaman, Benny-Sabar Hampir Pasti Lawan Kolom Kosong

Kompas.com - 07/09/2020, 11:40 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

PADANG, KOMPAS.com - Pasangan calon bupati Pasaman, Sumatera Barat Benny Utama-Sabar AS berkemungkinan lawan kolom kosong di Pilkada Pasaman 2020.

Hingga pendaftaran ditutup, Minggu (6/9/2020) hanya Benny-Sabar yang mendaftar dengan diusung 8 partai politik berkekuatan 29 kursi dari 35 kursi DPRD Pasaman.

"Baru satu pasangan yang mendaftar ke KPU Pasaman yaitu Benny Utama-Sabar. Pasangan lain tidak ada," kata Ketua KPU Pasaman Rodi Andermi yang dihubungi Kompas.com, Senin (7/9/2020).

Rodi mengakui pihaknya memang membuka pendaftaran kembali pada 10-11 September mendatang.

Baca juga: Polisi Buru Penyebar Video Wanita Diarak Bugil karena Mesum di Pasaman

Hanya saja, hampir bisa dipastikan tidak ada pasangan baru yang mendaftar karena sisa kursi tidak cukup.

Saat ini, Benny-Sabar yang diusung Golkar, Demokrat, PKB, PAN, PPP, PKS, PDI P dan Nasdem sudah memiliki 29 kursi sehingga kursi yang tersisa tinggal 6 kursi dan tidak bisa memenuhi syarat 20 persen dari 35 kursi di DPRD Pasaman.

"Jumlah kursi yang tersisa tidak cukup untuk mengusung calon. Gerindra ditambah Hanura hanya 6 kursi," kata Rodi.

Kendati demikian, menurut Rodi, KPU masih bisa menerima pendaftaran penambahan partai pengusung dari Benny-Sabar.

Baca juga: Dana Pembangunan Gedung Untuk Cegah Corona, 35 Anggota DPRD Pasaman Berkantor di GOR

Untuk partai yang mengusung Benny-Sabar menarik dukungan kembali tidak bisa lagi, sehingga kursi tersisa tidak mungkin lagi mengusung calon baru.

"Jika Gerindra dan atau Hanura bergabung mengusulkan Benny-Sabar ini bisa kita terima lagi," jelas Rodi.

Menurut Rodi, kondisi itu membuat pasangan Benny-Sabar bisa menghadapi kolom kosong pada Pilkada Pasaman 2020.

"Iya betul, bisa lawan kolom kosong. Tapi kita tunggu keputusan penetapan KPU dulu," jelas Rodi.

Saat ini, kata Rodi, persyaratan Benny-Sabar baru dinyatakan lengkap.

"Sekarang baru lengkap, belum dinyatakan memenuhi syarat atau MS. Kalau sudah MS dan ditetapkan sebagai calon baru bisa dikatakan mereka melawan kolom kosong," jelas Rodi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X