Pakai "Kereta Kencana", Paslon Gus Yani-Aminatun Daftar ke KPU Gresik

Kompas.com - 04/09/2020, 18:49 WIB
Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), mendaftar sebagai bakal calon Bupati Gresik dengan menumpang sepeda motor yang telah dimodifikasi ala kereta kencana, Jumat (4/9/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHFandi Akhmad Yani (Gus Yani), mendaftar sebagai bakal calon Bupati Gresik dengan menumpang sepeda motor yang telah dimodifikasi ala kereta kencana, Jumat (4/9/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Pasangan calon bupati dan wakil bupati, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat), resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik pada Jumat (4/9/2020).

Pasangan itu berangkat ke KPU menggunakan sepeda motor yang dimodifikasi serupa kereta kencana. Mereka berangkat diiringi pendukung.

Baca juga: Dilepas Risma, Eri Cahyadi-Armuji Diantar Wisnu Sakti Buana ke KPU

Namun, hanya sebagian dari perwakilan partai politik dan pendukung yang diizinkan masuk ke area Gedung KPU Gresik.

Saat memasuki gedung, suhu tubuh para kandidat diperiksa petugas yang berada di pintu masuk. Mereka juga diminta mencuci tangan di tempat yang disediakan.

Saat menerima dokumen di ruang rapat KPU Gresik, para kandidat hanya ditemani ketua atau sekretaris partai politik pendukung.

"Alhamdulillah, pada hari ini kami berdua baru saja melakukan tahapan pendaftaran dan berjalan lancar," ujar Gus Yani usai mendaftar di KPU Gresik, Jumat (4/9/2020).

Gus Yani menjelaskan, berkas yang mereka masukkan dinyatakan lengkap.

"Terima kasih kami telah diterima pemberkasan pendaftaran. Tidak ada kendala dan tidak ada kekurangan," ucap Gus Yani.

Sementara itu, Polres Gresik menerjunkan ratusan personel untuk menjaga proses pendaftaran di KPU Gresik.

Mengingat, ada banyak pendukung yang ikut mengantarkan jagoannya untuk mendaftar di Gedung KPU.

Baca juga: Usai Daftar di KPU, Bupati Halmahera Timur Meninggal

Polisi mengingatkan para pendukung agar tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Untuk personel yang kami siagakan selama proses pendaftaran, ada sebanyak 189 personel. Kami juga tak henti mengingatkan, supaya protokol kesehatan tetap dipatuhi," kata Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X