Kompas.com - 29/08/2020, 23:04 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

KULON PROGO, KOMPAS.com - Sebanyak delapan tenaga medis asal Kulon Progo yang berkerja di fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Bantul, terkonfirmasi positif Covid-19.

“Notifikasi data ada warga ber-KTP Kulon Progo yang ditemukan positif. Sebaliknya juga sama bila di Kulon Progo kita menemukan pasien dari luar Kulon Progo maka kami informasikan," kata Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo Baning Rahayujati kepada wartawan, Sabtu (29/8/2020).

Tenaga medis yang bekerja di Bantul pertama terpapar virus corona yakni kasus positif (KP) 18, perempuan (30) asal Lendah pada 7 Juli 2020 lalu.

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Sekolah di Kulon Progo Hentikan Home Visit

Pasien ini dinyatakan sembuh dari Covid-19 sepekan kemudian pada 14 Juli 2020.

Kasus positif dari kalangan tenaga medis di Bantul kembali muncul pada 20 Agustus 2020, yakni KP 64, perempuan usia 48 tahun asal Lendah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berlanjut KP 65, laki-laki (55) asal Galur, KP 66, laki-laki (36) asal Sentolo, dan KP 68, perempuan (25) asal Lendah.

Keempatnya pasien tidak mengalami batuk, pilek, demam maupun sesak napas.

Mereka lantas menjalani isolasi di Rumah Singga Teratai di lingkungan RSUD Wates.

Selanjutnya, skrining tenaga medis di faskes Bantul menjaring tiga kasus baru positif Covid-19.

“Kami hanya mendapat kiriman data saja. Semua ini tidak bisa menyampaikan (atau menjadi kesimpulan) situasi di Bantul,” kata Baning.

Baca juga: Muncul Klaster Penularan Covid-19 dari Satu Desa di Kulon Progo

Kasus positif terbaru asal Galur, yakni KP 71, laki-laki (31), KP 74, laki-laki (35) dan KP 35, laki-laki (23). Ketiganya menjalani isolasi di RSPS Bantul.

"Penambahan kasus hari ini adalah KP 74 dan KP 75 dari skrining pegawai kesehatan di Bantul," kata Baning.

Gugus Tugas Kulon Progo juga melaporkan, ada 75 kasus positif di Kulon Progo sampai sekarang.

Dari 75 kasus, 41 orang sembuh, 32 masih dirawat, dan dua lainnya meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X