Kompas.com - 28/08/2020, 21:14 WIB
Petugas dari Balai Besar Veteriner Yogyakarta saat mengambil sampel darah unggas yang diduga turut terjangkit virus flu burung dari unggas yang mati mendadak di Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal, Selatan Kota Tegal, Kamis (17/10/2019) KOMPAS.com/Tresno SetiadiPetugas dari Balai Besar Veteriner Yogyakarta saat mengambil sampel darah unggas yang diduga turut terjangkit virus flu burung dari unggas yang mati mendadak di Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal, Selatan Kota Tegal, Kamis (17/10/2019)

KOMPAS.com-Ratusan unggas di Kabupaten Gorontalo Utara, Gorontalo, mati mendadak akibat New Castle Disease atau lebih dikenal dengan sebutan thethelo.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gorontalo Utara, Asrin Menu, kematian massal hewan akibat penyakit tersebut sudah terpantau selama satu pekan.

"Peristiwa terbaru terjadi di Desa Kota Jin Utara, Kecamatan Atinggola," ujar Asrin Menu di Gorontalo, Jumat (28/8/2020) seperti dilansir Antara.

Baca juga: Kementerian Pertanian Utus Tim Cek Ratusan Babi di Sikka Mati Mendadak

Setelah mengetahui kabar adanya ratusan unggas mati mendadak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gorontalo Utara langsung menerjunkan satu tim untuk memeriksa bangkai hewan tersebut.

Hasilnya, melalui tes cepat (rapid test) puluhan bebek tersebut nonreaktif H5N1 atau flu burung.

Secara ciri fisik pada kematian unggas, katanya, thethelo mirip dengan flu burung, tapi tes cepat yang dilakukan menyatakan tidak.

Perubahan dari musim hujan ke musim kemarau, bahkan dalam minggu terakhir ini intensitas hujan cukup sering dengan cuaca panas, diduga Asrin menjadi penyebab serangan thethelo.

Menurut Asrin, pihaknya akan terus memantau dan memberikan edukasi kepada pemilik unggas khususnya ayam yang cukup mendominasi usaha peternakan di tingkat lokal.

Baca juga: 878 Babi Mati Mendadak di Palembang, Diduga Terkena Virus Afrika

"Edukasi yaitu dengan menyiapkan kandang yang baik untuk ayam dan bebek sebagai tempat bertelur, menetas dah bertengger," katanya.

Dia memastikan, saat ini daerah itu masih bebas H5N1.

Namun masyarakat diminta waspada dengan menerapkan pola peternakan yang baik untuk menghasilkan produksi ternak sebagai komoditas pangan yang aman.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X