Uang di Rekening Bank Nagari Dibobol dan Belum Dikembalikan, Nasabah Siapkan Gugatan

Kompas.com - 28/08/2020, 15:10 WIB
Bank Nagari, bank pembangunan daerah Provinsi Sumatra Barat. KOMPAS.com/Josephus PrimusBank Nagari, bank pembangunan daerah Provinsi Sumatra Barat.

PADANG, KOMPAS.com - Kasus pembobolan uang nasabah Bank Nagari di rekeningnya hingga sekarang masih belum tuntas.

Uang Y (56) yang dibobol maling sebesar Rp 75 juta sampai sekarang masih belum diganti pihak Bank Nagari.

Padahal, kasus pembobolan oleh tersangka FF (36) yang hanya bermodalkan buku tabungan dan foto copy KTP serta memalsukan tandatangan itu telah terjadi 12 Agustus lalu.

"Sampai sekarang belum dikembalikan. Somasi diabaikan dan kita hanya dijanjikan, tapi tidak tertulis," kata kuasa hukum Y, Missiniaki Tommi yang dihubungi Kompas.com, Jumat (28/8/2020).

Baca juga: Uang Rp 75 Juta di Rekening Dibobol Maling, Nasabah Somasi Bank Nagari

Tommi mengatakan pihaknya saat ini sedang siapkan gugatan perdata ke pengadilan terkait dugaan kelalaian pihak bank yang menyebabkan kliennya dirugikan.

"Kita akan gugat materil dan immateril. Materilnya sebanyak uang yang dibobol Rp 75 juta. Sedangkan immateril itu yang sedang kita taksir," kata Tommi.

Akibat kasus kelalaian itu, kata Tommi, kliennya tidak bisa menggunakan uang tersebut.

Padahal banyak keperluan uang itu, sepeti untuk makanan sehari-hari dan kebutuhan lainnya.

"Klien saya tidak bisa menarik uang. Ini kan masalahnya di bank. Klien saya sangat dirugikan. Sampai kapan kami menunggu uang kembali," kata Tommi.

Baca juga: Tak Hanya karena ke Luar Negeri, Gubernur Sumbar Diinterpelasi Juga Soal Bank Nagari

Komitmen Bank Nagari

Sementara Humas Bank Nagari M Riza Harry Susanto mengatakan pihaknya memiliki komitmen untuk mengembalikan uang nasabah tersebut.

Antara pihak bank dengan nasabah sudah bertemu dan bank Nagari, kata Riza sudah menyatakan komitmennya ke nasabah.

"Kami berkomitmen untuk mengembalikannya. Ini masalah waktu saja dikembalikan dan ini tentunya ada prosesnya," kata Riza.

Bobol rekening dengan tanda tangan palsu

Sebelumnya diberitakan, uang nasabah Bank Nagari sebesar Rp 75 juta dibobol maling dengan memalsukan tanda tangan untuk menarik tunai uang di rekening bank itu.

Selain meniru tandatangan, tersangka FF (36) juga membawa seorang perempuan tua untuk meyakinkan teller bank sebagai pemilik rekening.

"Tersangka sebelumnya sudah mendapatkan buku tabungan dan foto copy kartu tanda penduduk korban. Kemudian melakukan tarik tunai di kantor cabang Bank Nagari Belimbing, Padang," kata Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda yang dihubungi Kompas.com, Selasa (18/8/2020).

Baca juga: Fakta Kasus Pembobolan Rp 300 Juta dari 3 Bank, Manfaatkan Sampah Struk ATM, Gunakan Data dari Website KPU

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

4 Fakta Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Bermula Video Viral, Korban Histeris hingga 3 Orang Jadi Tersangka

Regional
Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Jenazah TKW Tak Bisa Dipulangkan karena Agen Minta Rp 32 Juta

Regional
'Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan'

"Menyampaikan Aspirasi dengan Demonstrasi Disangka Biang Kerusuhan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

[POPULER NUSANTARA] Pria Penanam Ganja Ternyata Adik Mantan Wali Kota Serang | Nyanyikan Lagu yang Singgung Polisi Saat Demo, Mahasiswa Ditangkap

Regional
Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Fakta Honda Jazz Tabrak Truk Fuso, Selamat karena Tidur di Bagasi dan Dikira Ban Meletus

Regional
Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X