Kompas.com - 26/08/2020, 11:56 WIB
Antrean orang yang mau cerai di Pengadilan Agama Soreang, Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. tangkap layar InstagramAntrean orang yang mau cerai di Pengadilan Agama Soreang, Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial.

"Karena karakter perempuan saat itu ya tradisi pasrah pada keadaan. Apa yang diterima patut disyukuri karena itu sudah kodrat perempuan," katanya kepada Kompas.com via sambungan telepon, Rabu (26/8/2020).

Kata Dedi, terlepas dari sisi negatif tentang kepasrahan seorang ibu itu, tetapi dari suasana kebatinan, kaum ibu itu memiliki kedekatan dengan alam, Tuhan dan anak-anak, sehingga tumbuhlah kaum ibu kreatif.

Kemudian saat mereka mengalami kesulitan kebutuhan pokok waktu itu, para ibu menjadi kaum perempuan kreator.

Mereka bisa mengelola gadung dan biji karet menjadi makenan. Lalu mengolah singkong dan jagung menjadi keanekaragaman panganan. Akhirnya kebutuhan pokok keluarganya terpenuhi tanpa bergantung siapa pun.

Lalu seiring dengan perubahan tren dan zaman ketika teknologi informasi mengubah pola pikir manusia, maka kaum ibu hari ini menjadi kaum ibu terbuka. Dia tidak lagi melulu memerankan peran dapur, tetapi mula melakukan peran sosial, hidup organisasi dan kelompok ditambah maraknya penggunaan gawai, perangkat otomotif, televisi dan juga fashion.

Menurutnya, rangkaian seluruh bagian gaya hidup itu memerlukan biaya. Ketika biayanya terpenuhi, mungkin tidak menjadi masalah. Tetapi, jika biayanya tidak terpenuhi, maka dia akan berusaha untuk meraih seluruhnya itu.

"Caranya bisa dengan dua hal. Pertama bekerja dan kedua ya ganti suami," kata Dedi yang juga anggota DPR RI ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, dengan ganti suami, perempuan memiliki harapan harapan baru mendapatkan pasangan berpengasilan besar sehingga bisa menutupi kebutuhan gaya hidup tadi.

"Atau kedua, bisa bekerja untuk mendapatkan penghasilan besar tanpa bergantung pada laki-laki," katanya.

Baca juga: Gugatan Cerai Membludak, Loket Pelayanan di Pengadilan Agama Bandung Sempat Tutup 2 Minggu

Penyebab lain dari perceraian tadi, kata Dedi, karena kurangnya kesabaran dalam menghadapi kesulitan, terutama pada kaum ibu. Hal itu karena memang minimnya pendidikan untuk melatih kesabaran di keluarga.

"Dulu, ada istilah ibu mengajarkan anak perempuannya untuk menyulam. Itu sebenarnya mengajarkan tentang kesabaran. Tetapi sekarang pendidikan seperti itu sudah jarang," kata mantan bupati Purwakarta itu. (Editor: Ika Apriliani, Penulis: Putra Prima Perdana) 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.