Kompas.com - 15/08/2020, 08:30 WIB
Para relawan Wartawan Lintas Media sedang bergiat mengumpulkan ponsel bekas untuk mendukung pelajar-pelajar Indonesia yang terhambat belajar karena tak punya gawai. Dok. Wartawan Lintas MediaPara relawan Wartawan Lintas Media sedang bergiat mengumpulkan ponsel bekas untuk mendukung pelajar-pelajar Indonesia yang terhambat belajar karena tak punya gawai.

BANDUNG, KOMPAS.com - Siang itu tampak sekelompok anak muda tengah mengumpulkan sejumlah ponsel bekas di salah satu tempat di Jalan Cigadung, Kota Bandung.

Rumah kayu menjadi tempat bagi para pemuda dan pemudi itu untuk membungkus ponsel bekas tersebut. Meski bekas, ponsel itu masih layak digunakan.

Akan tetapi, puluhan ponsel yang dikumpulkan itu bukan untuk mereka jual, melainkan akan diberikan kepada siswa-siswi yang membutuhkan untuk meringankan pembelajaran jarak jauh (PJJ) siswa yang tidak memiliki ponsel.

Baca juga: Wartawan Berbagi, Terinspirasi Pemulung Cari Ponsel Bekas untuk Belajar dari Rumah

Program sosial menyumbang ponsel bekas untuk membantu meringankan PJJ siswa-siswi ini digagas oleh pegiat bisnis angkut sampah berbasis online bernama Kangasoi.

Salah satu tim Kangasoi Syafira Pramesti mengatakan bahwa gerakan ini berangkat dari keprihatinan terhadap siswa-siswi yang terkendala gawai dalam melakukan PJJ selama pandemi Covid-19 ini.

Gerakan ini awalnya ada di Jakarta, Syafira dan tim Kangasoi kemudian mencoba melakukan gerakan serupa di Kota Bandung dengan tujuan yang sama, yaitu meringankan siswa-siswi yang tak memiliki ponsel untuk kepentingan PJJ.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Donasi Ponsel Bekas, Upaya Kolektif Dukung Keterbatasan Belajar dari Rumah

Gerakan mengumpulkan ponsel bekas pun mulai dilakukan pada tanggal 19 juli lalu. Melalui Instagram @kangasoi, wanita yang akrab disapa Fira ini, mulai mengunggah gerakan tersebut sebagai langkah awal sosialisasi.

Tentu syarat donasi ponsel bukanlah yang rusak, melainkan masih berfungsi dengan baik, memiliki jaringan 3G atau 4G, dan memiliki aplikasi penunjang belajar jarak jauh bagi siswa- siswi.

Satu per satu respons dari para donatur pun berdatangan, sampai saat ini sudah ada sekitar 10 ponsel dan tab, serta satu laptop bekas. Memang jumlah itu belum semuanya, masih ada donatur yang berdonasi, tetapi barangnya belum ia terima.

"Kami menargetkan 30 ponsel untuk diberikan kepada adik-adik yang membutuhkannya untuk belajar jarak jauh," kata Fira di Jalan Cigadung, Kota Bandung.

Baca juga: Donasi Ponsel Bekas untuk Siswa yang Membutuhkan, Mau Berkontribusi?

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X