Polisi Akan Selidiki Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Kompas.com - 13/08/2020, 09:00 WIB
Ilustrasi korupsi ShutterstockIlustrasi korupsi

BULUKUMBA, KOMPAS.com -  Dugaan korupsi anggaran Bantuan Sosial ( Bansos) Covid-19 Dinas Sosial ( Dinsos) Bulukumba akan diselidiki polisi.

Dugaan korupsi itu terungkap ketika Inspektorat Bulukumba menyerahkan hasil audit dari anggaran Bansos Covid-19 ke Polres Bulukumba, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Jumat (7/8/2020).

Kepala Unit (Kanit) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bulukumba Ipda Muhammad Ali, mengatakan saat ini persiapan minta gelar perkara di Polda Sulsel, apakah kasus ini sudah bisa ke tahap penyidikan.

"Apakah dari dasar audit pemeriksaan inspektorat sudah bisa diselidiki atau tidak. Kami meminta petunjuk dari Polda," kata Ali, saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Pengadilan Negeri Pontianak Vonis Bebas 4 Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi di Jasindo

Dari hasil audit Inspektorat Bulukumba, ditemukan dugaan mark up anggaran Rp 344 juta.

"Jadi hasil audit inspektorat ada kelebihan bayar Rp 344 juta. Dari total anggaran Rp 1,8 Miliar. Anggaran itu dari hasil rekepusin Covid-19, Dinas Sosial Bulukumba," ujar Ali.

Menurut Ali, kerugian negara, saat ini masih menggunakan kelebihan bayar Rp 344 juta.

"Nanti yang dibahas pada gelar perkara apakah kelebihan bayar itu sudah bisa dikatakan sebagai kerugian negara,"tuturnya.

Dia juga mengungkap bahwa laporan yang diterima, harga mie instan ada tidak sesuai harga pasar.

"Kita bandingkan berapa harga mie instan di pasar, dan berapa yang dibelikan. Ternyata ada selisih harga yang ditemukan," jelasnya.

Baca juga: Buronan 10 Tahun Kasus Korupsi P2SEM Pemprov Jatim Ditangkap

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X