Jaringan Telkomsel Lumpuh Total di Pekanbaru, Warga Padati Konter Beli Kartu Jaringan Lain

Kompas.com - 11/08/2020, 21:54 WIB
Warga memadati konter handphone untuk membeli kartu paket jaringan lain di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau, pasca jaringan telkomsel lumpuh total akibat gedung Telkom terbakar, Selasa (11/8/2020). KOMPAS.COM/IDONWarga memadati konter handphone untuk membeli kartu paket jaringan lain di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau, pasca jaringan telkomsel lumpuh total akibat gedung Telkom terbakar, Selasa (11/8/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pasca-jaringan Telkomsel lumpuh total akibat gedung Telkom terbakar, warga di Kota Pekanbaru, Riau, terpaksa beralih ke provider yang lain untuk mendapatkan layanan internet, SMS maupun telepon, Selasa (11/8/2020).

Pantauan Kompas.com malam ini sekitar pukul 20.30 WIB, sejumlah konter handphone di sepanjang Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, dipadati pembeli.

Salah satu konter yang cukup ramai di Julian Ponsel. Warga tampak silih berganti untuk membeli kartu jaringan lain.

Baca juga: Gedung Telkom Terbakar di Pekanbaru, Jaringan Telkomsel Mati Total hingga Aceh

Salah seorang pembeli, Iqbal (25) mengaku mengganti kartu lain karena jaringan telkomsel tak kunjung hidup.

"Sejak jam setengah tiga sore jaringan Telkomsel mati. Sampai sekarang belum hidup. Jadi malam ini saya beli kartu Smartfren. Karena kita butuh jaringan," ujar Iqbal saat ditemui Kompas.com di Jalan HR Soebrantas, Selasa.

Dia mengaku jaringan Telkomsel mendadak mati pada saat sedang bekerja di kantor.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Dampak STO Telkom Terbakar, Koneksi Telkomsel di Bangka Belitung Ikut Terganggu

"Di kantor kerja kami memang pakai jaringan Telkomsel. Jaringan wifi juga Telkomsel. Pas lagi kerja jaringan tiba-tiba putus, jadi enggak bisa kerja. Setelah itu dapat informasi kalau gedung Telkom terbakar," kata Iqbal.

Pembeli lainnya, Nanda (28) juga mengatakan hal yang sama. Dia terpaksa beralih jaringan lain untuk dapat mengakses internet atau telepon.

"Ya, saya juga ganti kartu internet Tri. Jaringan Telkomsel entah kapan lagi hidupnya," kata Nanda kepada Kompas.com.

Baca juga: Saat Gedung Telkom Terbakar, Sekuriti Sampai Jemput Petugas Damkar karena Jaringan Mati

Penjualan kartu perdana laris manis

Salah seorang pekerja di Julian Ponsel, Gilang (22) mengaku sejak tadi sore tak hentinya warga datang membeli kartu provider selain Telkomsel.

Bahkan, sampai kehabisan stok saking ramainya pembeli akibat jaringan Telkomsel mati.

"Mulai ramainya jam setengah tiga. Sampai sekarang enggak ada berhenti. Ada yang beli kartu Tri, Smartfren, dan XL. Untuk kartu Tri stoknya sudah habis. Tadi ada lima kali ada ambil stok habis semua. Sekarang tinggal kartu paket IM3," sebut Gilang saat diwawancarai Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Jaringan Telkomsel di Pekanbaru Mati Total, Pihak Manajemen Minta Maaf

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X