Gara-gara Kupon Daging Kurban, Ketua RT Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 11/08/2020, 21:22 WIB
Yusman Gumanti yang merupakan ketua RT 21 yang melaporkan M Nuh Anhar, ketua RT 28, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Sumatera Selatan ke polisi lantaran dituduh telah membagikan 10 kupon daging kurban palsu, Selasa (11/8/2020). HANDOUTYusman Gumanti yang merupakan ketua RT 21 yang melaporkan M Nuh Anhar, ketua RT 28, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Sumatera Selatan ke polisi lantaran dituduh telah membagikan 10 kupon daging kurban palsu, Selasa (11/8/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - M Nuh Anhar, ketua RT 28, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Sumatera Selatan, dilaporkan ke pihak kepolisian lantaran diduga telah melakukan pencemaran nama baik.

Pelapor atas nama Yusman Gumanti yang merupakan ketua RT 21 mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Selasa (4/8/2020) kemarin.

Mulanya, terlapor M Nuh mengundang Hamidah yang merupakan ketua RW setempat masuk ke dalam grup WhatsApp untuk membahas soal panitia pemotongan hewan kurban.

Baca juga: Ini Motif YouTuber Edi Putra Buat Video Prank Daging Kurban Isi Sampah

Di dalam grup WhatsApp tersebut, terlapor menyebutkan jika Yusman telah membagikan sebanyak 10 kupon daging palsu kepada warga.

Kemudian, Hamidah pun memberikan kabar tersebut hingga akhirnya Yusman memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan M Nuh ke Polrestabes Palembang, Selasa (11/8/2020).

"Saya tidak terima difitnah telah membagikan 10 kupon palsu daging kurban. Saya tidak pernah melakukan hal itu," kata M Nuh kepada penyidik saat membuat laporan.

Baca juga: Selesaikan Kasus Viral Aku dan Anakku Bukan Pencuri, Polisi Panggil Saksi Ahli

Yusman berharap, dengan laporannya di polisi tersebut terlapor bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya itu di mata hukum lantaran telah menuduhnya membagikan kupon daging kurban palsu.

"Saya berharap terlapor dapat bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnnya," ujarnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Palembang Iptu Marwan, membenarkan adanya laporan tersebut.

Ia menjelaskan saat ini terlapor sedang diperiksa terkait perkara itu.

"Benar laporannya telah diterima, sekarang sedang dilakukan tindak lanjut," singkat Marwan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Regional
IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

Regional
Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X