Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Kompas.com - 09/08/2020, 19:38 WIB
Ilustrasi gantung diri. SHUTTERSTOCKIlustrasi gantung diri.

AMBON, KOMPAS.com - Seorang wanita berinisial S (25) ditemukan tewas tergantung di kamar indekos di kawasan Pasar Lama, Kecamatan Sirimau, Ambon, Sabtu (8/8/2020) malam.

Kapolsek Sirimau AKP Mustafa mengatakan, sebelum ditemukan tewas, korban bersama pacarnya RMH sempat berbincang-bincang di dalam kamar tersebut.

Setelah itu, RMH lalu berpamitan untuk berenang di pantai sekitar pukul 18.00 WIT.

“Namun saat kembali dari pantai pacar korban ini melihat korban sudah dalam posisi tewas dengan leher tergantung tali,” kata Mustafa kepada Kompas.com via telepon seluler, Minggu (9/8/2020).

Baca juga: Hilang Sehari, Kakek 79 Tahun di Kulon Progo Ditemukan Tewas Tergantung

Korban ditemukan tewas tergantung di kamar menggunakan seutas tali rapiah berwarna biru.

Dari keterangan yang diperoleh, RMH dan korban merupakan sepasang kekasih.

Namun, ia tidak mengetahui sejak kapan korban dan kekasihnya itu mulai menjalin hubungan asmara.

“Keduanya ini berpacaran ya,” katanya.

Melihat kekasihnya itu tewas tergantung, RMH langsung berteriak dan meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Baca juga: Wanita Ditemukan Tewas Tergantung, Keluarga Minta Otopsi Setelah 10 Hari Dikubur

Warga yang datang ke kamar tersebut kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Al Fatah Ambon.

“Saksi (RMH) bersama dengan warga membawa korban ke RS Al Fatah, akan tetapi nyawa korban sudah tidak tertolong dan sudah meninggal dunia,” ujarnya.

Jasad korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Regional
Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Regional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Regional
Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Regional
Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Regional
Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Regional
Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Regional
Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Regional
Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Regional
5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

Regional
Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Regional
Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat sejak 2012

Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat sejak 2012

Regional
Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Regional
Gulma Tutup Sungai Mahakam di 3 Desa, Ini Penjelasan DLH Kukar

Gulma Tutup Sungai Mahakam di 3 Desa, Ini Penjelasan DLH Kukar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X