Wanita Ditemukan Tewas Tergantung, Keluarga Minta Otopsi Setelah 10 Hari Dikubur

Kompas.com - 03/08/2020, 15:30 WIB
suasana otopsi jenazah LNS di pemakaman Karang Medain, Mataram KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDsuasana otopsi jenazah LNS di pemakaman Karang Medain, Mataram

MATARAM, KOMPAS.com - Seorang wanita berinisial LNS (23) yang ditemukan tewas tergantung di sebuah rumah BTN yang berada di Kelurahan Jempong Baru, Mataram, Sabtu (25/7/2020) lalu, akhirnya diotopsi.

Hal itu dilakukan berdasarkan permintaan dari pihak keluarga setelah 10 hari almarhumah dikubur.

Otopsi dilakukan di Pemakaman Umum Karang Medain, Mataram, oleh tim dokter forensik dari Universitas Mataram.

Adapun pihak keluarga LNS meminta untuk dilakukan otopsi setelah ada kecurigaan dan keanehan terhadap kondisi jasad saat tergantung depan video yang ditontonnya.

Baca juga: Puing Pesawat Perang Dunia Kedua Ditemukan di Dasar Laut Papua

"Melihat di video itu, saya melihat kok aneh, anehnya seperti mata melotot, lidah menjulur, bagaimana layaknya orang bunuh diri itu tidak ada, dan dia lemas," kata kakak kandung LNS, berinisial MS, saat ditemui Kompas.com, di pemkaman lokasi otopsi, Senin (3/8/2020)

MS meyakini bahwa adiknya tersebut tidak mungkin secepat itu mengakhirinya kehidupannya dengan gantung diri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, selama ini adiknya itu terlihat baik-baik saja, bahkan LNS sudah lulus untuk melanjutkan studi magister hukum di Universitas Mataram.

"Kok aneh, dan apa yang membuat dia sampai mengambil jalan pintas gitu, dan saya melihat anak ini sudah cukup dewasa, terlebih dia (korban) sudah dinyatakan lulus masuk S2," tutur MS.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X