Khawatir Tertular Covid-19, Bupati Polewali Mandar Berkantor di Tempat Terbuka

Kompas.com - 05/08/2020, 16:49 WIB
Cegah Covid, Bupati Berkantor di Ruang Terbuka Hijau KOMPAS.COM/JUNAEDICegah Covid, Bupati Berkantor di Ruang Terbuka Hijau

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Meningkatnya jumlah pasien Covid-19 di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, membuat warga setempat cemas.

Rasa takut tertular virus itu juga dialami Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar.

Karena itu, Sejak 27 Juli 2020, Andi Ibrahim tidak lagi berkantor dalam ruangan tertutup. Dia memilih bekerja di tempat yang terbuka. 

Baca juga: Tak Ditangani Rumah Sakit karena Positif Covid-19, Seorang Ibu di Polman Keguguran

Tempat Andi Ibrahim berkantor pun berpindah-pindah. Satu waktu dia bekerja di alun-alun kota, dalam kesempatan lain di kawasan sport center.

Cegah Covid, Bupati Berkantor di Ruang Terbuka HijauKOMPAS.COM/JUNAEDI Cegah Covid, Bupati Berkantor di Ruang Terbuka Hijau

Meski bekerja di tempat terbuka, Andi Ibrahim tetap menerapkan protokol kesehatan. Orang yang ingin menemuinya harus mencuci tangan terlebih dahulu dan mengenakan masker.

Selain untuk mengurangi risiko terjangkit virus corona di ruangan tertutup, Andi Ibrahim juga lebih senang berada di tempat terbuka.

Baca juga: Negeri di Atas Awan dari Sulawesi, Berkemah di Puncak Senayan Polewali Mandar

“Suasananya santai dan udaranya sejuk dengan pepohonan yang rimbun. Saya bisa bertatap muka secara langsung dengan masyarakatnya tanpa harus melalui serangkaian protokol kehumasan,” kata Andi Ibrahim saat ditemui, Rabu (5/8/2020).

Ibrahim berencana tetap berkantor di tempat terbuka selama satu bulan, sembari melihat perkembangan wabah virus corona di Polewali Mandar.

Cegah Covid, Bupati Berkantor di Ruang Terbuka HijauKOMPAS.COM/JUNAEDI Cegah Covid, Bupati Berkantor di Ruang Terbuka Hijau
Dia akan mempertimbangkan kembali ke kantor setelah Polewali Mandar kembali dinyatakan sebagai zona hijau Covid-19.

Berdasarkan informasi dari covid19.sulbarprov.go.id, hingga Rabu (5/8/2020), ada 85 kasus orang terjangkit virus corona di Polewali Mandar.

Baca juga: Pasien yang Dirawat Ternyata Positif Corona, Puskesmas di Polman Ditutup

Sebanyak 38 orang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri. Selain itu, ada 44 orang yang dinyatakan sembuh dan tiga orang meninggal.

Dua dari tiga pasien itu meninggal dalam satu pekan terakhir.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Regional
Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Regional
Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Regional
Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X