PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

Kompas.com - 03/08/2020, 20:44 WIB
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy (kanan) didampingi Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang dan Danrem 151 Binaya Brigjen TNI Arnold AP Ritiauw saat memberikan keterangan kepada waratwan, Sabtu (18/7/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWali Kota Ambon, Richard Louhenapessy (kanan) didampingi Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang dan Danrem 151 Binaya Brigjen TNI Arnold AP Ritiauw saat memberikan keterangan kepada waratwan, Sabtu (18/7/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Ambon kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi selama dua minggu ke depan, mulai Senin (3/8/2020).

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengungkapkan, perpanjangan PSBB transisi dilakukan karena ibu kota provinsi Maluku itu masih berada di zona orange penyebaran Covid-19.

Baca juga: Bupati Jember Serahkan SK Kenaikan Pangkat 1.624 ASN, DPRD Lapor Mendagri

“Mulai hari ini kita melaksanakan PSBB transisi tahap kedua karena memang dari data dan kondisi Covid-19 yang ada di Kota Ambon ini, Ambon masih berada pada zona orange dia belum sampai pada zona kuning,” kata Richard di Kantor Wali Kota Ambon, Senin.

Gugus tugas dan Pemkot Ambon juga tak mau mengambil risiko.

“Jadi gugus tugas dan pemerintah kota Ambon tidak mau gegabah mengambil langkah-langkah karena dia bisa berdampak ke publik dan itu bisa merugikan publik,” katanya.

Dalam PSBB transisi tahap dua ini, sejumlah aktivitas dan tempat usaha diizinkan beroperasi kembali. Seperti, salon kecantikan dan pusat kebugaran.

Baca juga: Klaster BPOM Ambon, 46 Pegawai Positif Covid-19, Belum Ada yang Sembuh

Pada PSBB transisi tahap pertama, salon kecantikan dan pusat kebugaran masih ditutup.

Selain itu, operasional toko, mal, restoran, rumah makan, dan kafe juga diperpanjang hingga pukul 20.00 WIT.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X