Warga Jombang Diizinkan Gelar Resepsi, Ini Syarat dan Ketentuan yang Harus Dipatuhi

Kompas.com - 28/07/2020, 22:59 WIB
Bupati Jombang Mundjidah Wahab, saat memaparkan skema pemulihan ekonomi dihadapan para pelaku usaha, di aula Bung Tomo Pemkab Jombang, Jawa Timur, Selasa (9/6/2020). KOMPAS.COM/HUMAS PEMKAB JOMBANGBupati Jombang Mundjidah Wahab, saat memaparkan skema pemulihan ekonomi dihadapan para pelaku usaha, di aula Bung Tomo Pemkab Jombang, Jawa Timur, Selasa (9/6/2020).

JOMBANG, KOMPAS.com - Bupati Jombang Mundjidah Wahab, mengizinkan warganya menggelar resepsi atau hajatan, meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Dalam acara resepsi pernikahan atau khitanan, diizinkan pula adanya acara hiburan.

Namun, kata Mundjidah, pelaksanaan resepsi harus menyesuaikan kondisi di tengah pandemi Covid-19.

Penyelenggara hajatan dan masyarakat yang terlibat diharapkan mengikuti protokol kesehatan secara ketat untuk pencegahan penyebaran virus corona.

Baca juga: Dua Penjual Masker di Pinggir Jalan Tewas Diseruduk Mobil

"Kami kemarin membahas hajatan (resepsi) yang di dalamnya ada hiburannya. Jadi, hajatan bisa dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," kata Mundjidah, saat ditemui di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (28/7/2020).

Dia mengungkapkan, penyelenggaraan resepsi yang di dalamnya terdapat acara hiburan musik, diperbolehkan asalkan memenuhi sejumlah syarat dan ketentuan.

Beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi saat menggelar resepsi, antara lain pembatasan jumlah tamu dalam satu waktu.

Dalam satu waktu di lokasi atau ruangan acara yang sama, jumlah orangnya dibatasi, maksimal 50 persen dari kapasitas ruang.

Kemudian, setiap warga diizinkan menggelar resepsi hingga menghadirkan acara hiburan, setelah mendapatkan rekomendasi dari pemerintahan desa.

"Pada pelaksanaannya itu harus ada rekomendasi dari desa. Kalau sudah ada rekomendasi dari desa, nanti izinnya ke kecamatan sama polsek," ungkap Mundjidah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Bupati Pati Buka Masker Saat Sesi Foto Kondangan, Ganjar: Mau Foto, Mau Enggak, Tidak Boleh

Regional
Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Kristen Gray Bakal Diperiksa soal Twit Ajak Warga Asing ke Bali Saat Pandemi Covid-19

Regional
Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Kristen Gray Gunakan Visa Kunjungan untuk Masuk Bali Awal 2020, Alamatnya Kini Terdeteksi

Regional
Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Kebun dan Tambang Ilegal 17 Juta Hektar, Dedi Mulyadi: Negara Rugi Dua Kali

Regional
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 1.800 Meter ke Arah Kali Krasak dan Boyong

Regional
Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Rote Ndao, 17 Rumah Warga Rusak

Regional
Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Gubernur Bengkulu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Edhy Prabowo, Ini Komentar Pengacaranya

Regional
48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

48 Lansia di Banyumas Positif Covid-19 Usai Jalani Tes Cepat Antigen

Regional
Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Komisi IV Ungkap Kebun dan Tambang Ilegal di Indonesia 17 Juta Hektar

Regional
Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Penyebab Kasus Covid-19 di Solo Masih Tinggi meski Sudah Terapkan PPKM

Regional
Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Walkot Solo Sebut Kasus Covid-19 Masih Tinggi karena Imbas Libur Natal dan Tahun Baru

Regional
Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Dikabarkan Meninggal Setelah Terima Vaksin, Mayor Sugeng Memilih Lapor Polisi: Saya Sehat

Regional
Jembatan Ambruk Dihantam Banjir, Bupati Sikka: Sangat Memprihatinkan, Pemerintah Bangun Jalan Alternatif

Jembatan Ambruk Dihantam Banjir, Bupati Sikka: Sangat Memprihatinkan, Pemerintah Bangun Jalan Alternatif

Regional
Mayat Anak Perempuan dalam Plastik di Subang Berusia Kurang dari 7 Tahun

Mayat Anak Perempuan dalam Plastik di Subang Berusia Kurang dari 7 Tahun

Regional
8 Nakes di Jateng Alami KIPI Ringan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

8 Nakes di Jateng Alami KIPI Ringan Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X