Laboratorium Uji Spesimen Penuh, Target Swab Massal di Sleman Molor

Kompas.com - 27/07/2020, 20:31 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo saat menemui wartawan di GOR Pangukan Sleman Selasa (12/05/2020) KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAKepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo saat menemui wartawan di GOR Pangukan Sleman Selasa (12/05/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman harus mencari alternatif laboratorium untuk mengirimkan spesimen swab.

Pasalnya, kuota beberapa laboratorium sudah penuh karena masifnya swab massal.

"Saat ini laboratorium pemeriksa itu sedang penuh. Sehingga banyak sekali menolak-menolak,"ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo, Senin (27/07/2020).

Joko menyampaikan, kemampuan masing-masing laboratorium sekitar 200 sampai 300 pemeriksaan spesimen sehari.

"Bantul itu mestinya di BBTKLPP, sedangkan Sleman di FK KMK UGM. BBTKLPP yang kapasitasnya besar, tidak pernah libur, mereka sudah tidak bisa menampung dari Bantul," ungkapnya.

Baca juga: Agar Efektif, Tes Swab Massal di Kalsel Akan Libatkan TNI dan Polri

Akhirnya, sebanyak 600 spesimen hasil swab massal dari Kabupaten Bantul dikirim ke Laboratorium Fakultas Kedokteran UGM.

Sehingga terjadi penumpukan di Laboratorium Fakultas Kedokteran UGM.

"Di sana terjadi penumpukan dan sementara FK KMK UGM ini 10 hari ke depan tidak menerima spesimen dari Sleman. Mereka tinggal memeriksa spesimen yang sudah kita kirim sebelumnya," tegasnya.

Joko mengungkapkan, pihaknya lantas mencari alternatif dengan berkoordinasi dengan laboratorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Selama ini, kata dia, laboratorium UMY sudah memeriksa spesimen pasien-pasien dari Rumah Sakit PKU Bantul, Rumah Sakit PKU Kota Yogyakarta dan Rumah Sakit PKU Gamping Sleman.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X