Ibu Hamil yang Kontak dengan Tenaga Medis Positif Corona di Gunungkidul Bakal Di-swab

Kompas.com - 24/07/2020, 22:01 WIB
Ilustrasi ibu hamil. (Dok. Shutterstock) Ilustrasi ibu hamil.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, akan melakukan swab kepada masyarakat termasuk ibu hamil yang berkontak erat dengan tenaga medis yang sudah dinyatakan positif corona.

Seluruh puskesmas akan melakukan tracking terhadap pasien yang melakukan kontak.

"Betul (ibu hamil). Yang kontak (dengan nakes) positif akan diswab," kata Kepala DInas Kesehatan Dewi Irawaty saat dihubungi melalui telepon, Jumat (24/7/2020).

Baca juga: 5 Tenaga Medis Positif Covid-19, Klinik Kesehatan di Gunungkidul Tutup 3 Hari

Dijelaskannya, saat ini seluruh puskesmas di Gunungkidul sedang melakukan pendataan pasien termasuk ibu hamil yang kontak erat dengan tenaga medis tersebut.

Pihaknya juga belum bisa memberikan jumlah berapa ibu hamil yang akan diswab, termasuk target swab massal yang akan dilaksanakan Dinas Kesehatan.

"Semua puskesmas (melakukan tracking) untuk mencari yang kontak. Suliti dihitung karena bercampur tidak bisa dipisah dengan tracking dan lain-lain," kata Dewi

Baca juga: Update Corona DIY: Tambah 21 Kasus Positif, Didominasi Warga Gunungkidul

Hingga Rabu (22/7/2020), sedikitnya 8 tenaga medis terpapar Covid-19.

Dengan demikian total sudah ada 13 tenaga medis di Gunungkidul yang terinfeksi virus corona.

Namun demikian, tidak semuanya terpapar di Gunungkidul, tetapi ada juga yang tertular saat bekerja di luar daerah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Regional
Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Regional
Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Regional
6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Regional
Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Viral Pernyataan Hasil Rapid Test Positif atau Negatif Palsu, IDI Makassar: Itu Hanya Istilah

Regional
206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

206 Tenaga Medis di Sumsel Terpapar Corona, 5 di Antaranya Meninggal

Regional
Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemkot Langsa Sangat Kehilangan

Dokter Senior Meninggal karena Covid-19, Pemkot Langsa Sangat Kehilangan

Regional
Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Banjir Sisakan Kerusakan Jalan di Sampoiniet, Aceh Jaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X