Dianggap Memalukan karena Gila, Wanita Ini Diinjak dan Dipukul hingga Tewas

Kompas.com - 21/07/2020, 15:40 WIB
Anisantia (28), warga Desa Tanjung pala Pulau Laut Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu (17/7/2020) kemarin. Hal ini setelah korban dianiaya oleh kakak kandungnya sendiri, Adi Dola (32) menggunakan balok kayu hingga kepala bagian bagian depanya pecah. DOK POLSEK PULAU LAUTAnisantia (28), warga Desa Tanjung pala Pulau Laut Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu (17/7/2020) kemarin. Hal ini setelah korban dianiaya oleh kakak kandungnya sendiri, Adi Dola (32) menggunakan balok kayu hingga kepala bagian bagian depanya pecah.

Saat ini, lanjut Boy pelaku sudah diamankan di Polsek Pulau Laut, dan polisi sudah melakukan olah TKP.

"Kasusnya kami limpahkan ke Polres Natuna," papar Boy.

Sementara itu, jenazah Anisantia saat ini telah berada di puskesmas Pulau Laut.

Camat Pulau Laut, Tabrani mengatakan, korban sehari sebelumnya sempat tanpa busana dan lompat ke dalam laut di pelabuhan Pulau Laut, sebelum diselamatkan oleh warga dan Satpol PP.

"Mungkin karena alasan itu, sang abang sudah tidak kuat lagi menanggung malu atas kelakuan adiknya, makanya gelap mata hingga akhirnya menghabisi nyawa korban," kata Tabrani melalui telepon, Selasa (21/7/2020).

Diikat dan diinjak

Sementara itu Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian mengatakan, sebelum tewas dianiaya kakaknya, korban sempat diikat dan diinjak kepalanya sebanyak delapan kali oleh pelaku.

Kejadian ini berawal saat Sarah (adik ipar pelaku) mendatangi pelaku dan menyuruh agar segera pulang ke rumah, karena korban marah-marah dan ingin memukul ibu mertua pelaku.

Kemudian, Sumiati (istri pelaku) datang menyusul ke tempat pelaku bekerja dan juga meminta agar segera pulang untuk mengurus korban.

Setibanya di rumah, pelaku mengunci pintu dari dalam dan kemudian mendatangi korban yang sedang tidur-tiduran di dalam kamar.

"Saat itu pelaku langsung mengambil tali dan berusaha mengikat korban," kata Ike melalui telepon, Selasa (21/7/2020).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Terduga Pembunuh Perempuan Dalam Mobil Terbakar Ditangkap

Dua Terduga Pembunuh Perempuan Dalam Mobil Terbakar Ditangkap

Regional
Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Regional
Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Regional
Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Regional
Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Regional
Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Regional
Kasus Agen Minta Rp 32 Juta Buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu hanya Isu

Kasus Agen Minta Rp 32 Juta Buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu hanya Isu

Regional
Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Regional
Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Regional
Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Regional
11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

Regional
Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Regional
'Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak'

"Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak"

Regional
Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Regional
Kapolda Sulsel Sebut Demo di Makassar Disusupi Aliansi Makar

Kapolda Sulsel Sebut Demo di Makassar Disusupi Aliansi Makar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X