Pakai Ganja di Kampus, 3 Mahasiswa dan 6 Rekannya di Ciduk Polisi

Kompas.com - 20/07/2020, 20:57 WIB
Ilustrasi ganja. ThinkstockphotosIlustrasi ganja.

MATARAM, KOMPAS.com - Lantaran nekat mengisap ganja di dalam areal kampus salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Mataram, 3 mahasiswa bersama 6 rekannya, diciduk aparat Ditresnarkoba Polda NTB.

"Mereka tengah bersama-sama berada di dalam kampus, 14,13 gram atau 16 poket ganja siap pakai kami temukan, dan kami amankan mereka, 3 orang mahasiswa, yang lainnya pegawai swasta dan bukan mahasiswa," kata Kasubdit I Ditresbarkoba Polda NTB, Kompol I Ketut Sukarja, di Polda NTB, Senin (19/7/2020).

Sukarja yang langsung melakukan penggerebekan pada Rabu (15/7/3020) lalu, menuturkan, awalnya, timnya menangkap RTA alias W (20) seorang mahasiswa di salah satu PTN di Kota Mataram.

W kedapatan melakukan transaksi narkoba di sebuah kafe di Jalan Pemuda, Kota Mataram.

Baca juga: Cerita Polisi Bongkar Ladang Ganja 1 Hektar, Seminggu di Hutan hingga Alami Sakit

 

Dari tersangka, ditemukan dua buah daun dan batang kering yang diduga narkoba jenis ganja.

"Penangkapan RTA inilah yang kemudian mengiring kami melakukan pengembangan kasus dan mengungkap jaringan pengedar ganja di dalam kampus," kata Sukarja.

Malam itu juga tim Ditresnarkoba Polda NTB menemukan 8 orang yang tengah mengunakan ganja di dalam sebuah ruang sekretariat di dalam kampus universitas negeri di Kota Mataram.

Tiga dari delapan orang yang ditangkap itu berstatus mahasiswa semester 6, mereka diduga kuat habis menikmati ganja dan akan mengulang kembali mengunakan ganja tersebut.

Namun, aparat segera datang sehingga bisa mengagalkannya dan mengamankan mereka dan sejumlah barang bukti.

Para tersangka selain RTA adalah 2 mahasiswa masing-masing GYM (25) warga Bima dan JAG (24) warga Mataram.

Enam lainnya yakni pegawai swasta dari berbagai wilayah di Kota Mataram, AIT (40), MSA (26), HKJ (26), SHY (26), MP (24), FH (29).

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Pasca-teror di Sigi, Warga Desa Belum Berani Kembali ke Rumah

Regional
Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Korban Keracunan Makanan Pesta Pernikahan Bertambah Jadi 212 Orang, 1 Balita Tewas

Regional
Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Gubernur Sulsel Minta Bupati dan Wali Kota Atur Jalur Vaksin Covid-19

Regional
Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Korban Tewas Tabrakan Beruntun di Sumedang Jadi 2 Orang, Ini Kronologinya

Regional
Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Bertambah 128 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Boyolali, Didominasi OTG

Regional
BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

BPBD Sleman Siapkan 4 Barak Pengungsian Gunung Merapi

Regional
Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Baliho Risma dan Machfud Arifin Bermunculan, Putra Risma: Jangan Asal Pasang Tanpa Izin

Regional
Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Kado Natal, 6 Kampung di Distrik Mimika Barat Resmi Memiliki Listrik

Regional
Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Risma Tulis Surat untuk Warga, Ajak Tak Golput di Pilkada Surabaya

Regional
Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Warga yang Tertular Klaster BPR Nganjuk Bertambah, Total 9 Orang

Regional
Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Speedboat Rombongan KPU Raja Ampat Terbakar, 7 Penumpang Selamat

Regional
'Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD'

"Massa Langsung ke Rumah Mahfud MD, Saya Tidak Bisa Melarang, Takut Dituduh Pendukung Mahfud MD"

Regional
Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara 'Real Time'

Ganjar Minta Pemerintah Pusat Sajikan Data Covid-19 Secara "Real Time"

Regional
Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Mayat di Ladang Singkong Korban Pembunuhan, Pelakunya Sakit Hati Diejek Miskin

Regional
Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Keponakan Mahfud MD: Massa Ancam Bakar Rumah Jika Rizieq Shihab Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X