Penanganan Covid-19 di Yogyakarta Dipuji Jokowi, Ini Tanggapan Sri Sultan HB X

Kompas.com - 18/07/2020, 06:08 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat menemui wartawan di DPRD DIY. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAGubernur DIY Sri Sultan HB X saat menemui wartawan di DPRD DIY.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memuji kinerja lima gubernur yang dinilai baik menangani kasus Covid-19 di daerahnya. Salah satunya, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwuono X.

Sri Sultan Hamengkubuwono X berterima kasih atas pujian yang diberikan Presiden Jokowi.

Baca juga: Gudeg Mbah Lindu dan Nostalgia Masa Lalu Kota Yogyakarta

"Ya terima kasih, gitu loh," kata Sri Sultan HB X di Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (16/7/2020).

Menurutnya, hal itu sudah menjadi tugas kepala daerah untuk menangani pandemi virus corona baru atau Covid-19 dengan baik.

"Sebetulnya kan kewajiban seluruh provinsi, kabupaten di seluruh Indonesia bagimana bisa melaksanakan tugasnya dengan bertanggung jawab dengan baik," kata dia.

Sri Sultan HB X pun menjelaskan beberapa poin penting dalam penanganan kasus Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satunya, membuat masyarakat tak merasa diperintah dalam setiap kebijakan pencegahan Covid-19. Sehingga, masyarakat tak memiliki kesadaran diri untuk mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Fakta Video Viral 4 Siswi Menyeberangi Sungai Deras, Ada yang Terjatuh dan Hampir Hanyut

"Tapi bagimana kebijakan itu dibikin masyarakat sebagai subjek, karena pada hakikatnya yang sakit ya masyarakat sendiri, yang sehat ya masyarakat sendiri. Jadi meletakan kepentingan bahwa masyarakat harus bisa menjaga dirinya sendiri," jelasnya.

Kesadaran masyarakat bisa ditumbuhkan dengan mendata seluruh pendatang di setiap desa. Pendataan itu dipimpin kepala desa, Babinsa, atau Bhabinkamtibmas.

 

Secara otomatis masyarakat akan turut berpartisipasi dalam upaya ini. Sehingga masyarakat menjadi subjek.

"Dengan demikian secara tidak langsung kesadaran pakai masker dan sebagainya ya karena kesadaranya sendiri, karena dia menjadi subjek dalam proses kebijakan itu sendiri. Bukan saya merasa kuasa, mengeluarkan keputusan semau saya, tapi masyarakat sendiri yang mengantisipasi," katanya.

Baca juga: Belum Umumkan Kandidat Pengganti Risma, Ini Penjelasan PDI-P

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengapresiasi kinerja para gubernur yang telah menangani Covid-19 di daerahnya.

Jokowi mengatakan, ada lima provinsi yang dipandang baik dalam menangani Covid-19, yakni DI Yogyakarta, Bangka Belitung, Aceh, Sumatera Barat, dan Gorontalo.

Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka pengarahan kepada para gubernur dalam rangka percepatan penyerapan APBD 2020 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/7/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X