Pelaku Pencabulan Anak Dihukum Cambuk, Mengerang hingga Minta Berhenti

Kompas.com - 15/07/2020, 17:04 WIB
Pria berinisial MZ (26) warga Aceh Utara, dicambuk sebanyak 74 kali setelah terbukti melakukan pencabulan terhadap dua anak dibawah umur di salah satu pesantren dalam kabupaten itu, Rabu (15/7/2020). KOMPAS.com/MASRIADI Pria berinisial MZ (26) warga Aceh Utara, dicambuk sebanyak 74 kali setelah terbukti melakukan pencabulan terhadap dua anak dibawah umur di salah satu pesantren dalam kabupaten itu, Rabu (15/7/2020).

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Pria berinisial MZ (26) warga Aceh Utara, dihukum cambuk sebanyak 74 kali setelah terbukti melakukan pencabulan terhadap dua anak di salah satu pesantren, Rabu (15/7/2020).

Pria akrab disapa Ustaz Coy itu melakukan pencabulan pada 16 Januari 2019.

Mahkamah Syariah Aceh Utara kemudian menghukum pelaku dengan vonis 80 kali cambuk.

Baca juga: Remaja yang Hilang akibat Terseret Ombak Saat Swafoto Ditemukan

Setelah menjalani hukuman 6 bulan penjara, sanksinya dikurangi enam kali cambukan, sehingga yang dijalani hanya 74 kali cambukan.

Eksekusi cambuk dilakukan di halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara.

Proses eksekusi itu dikawal ketat polisi dan wilayatul hisbah (polisi syariah) Aceh Utara.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Aceh Utara Pipuk Firman Priyadi menyebutkan, eksekusi itu digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Tak Semua Bisa Belajar Online, Guru di Kabupaten Bogor Punya Metode Sendiri

Selama proses hukum cambuk, MZ terlihat mengerang kesakitan saat algojo mencambuknya dengan rotan.

Pada cambukan ke-40, MZ meminta berhenti sejenak untuk minum.

Selanjutnya MZ meneruskan eksekusi hingga 74 kali cambuk.

Eksekusi itu sesuai Qanun (peraturan daerah) Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang pelecehan seksual terhadap anak.

“Sudah tujuh kasus sepanjang tahun ini kita jalankan eksekusi cambuk,” kata Pipuk.

Baca juga: Penculik Anak Diamuk Warga di Cianjur, Begini Kronologinya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

Regional
Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Regional
Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X