Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah NTB hingga September 2020

Kompas.com - 15/07/2020, 06:49 WIB
Ilustrasi virus corona, vaksin virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona, vaksin virus corona

MATARAM, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat ( NTB) melarang pembelajaran secara tatap muka pada awal tahun pelajaran di tengah masa pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Aidy Furqan mengatakan, Pemerintah NTB telah mengeluarkan surat edaran Gubernur NTB pada 7 Juli 2020 tentang penyelenggaraan pembelajaran satuan pendidikan tahun ajaran 2020/2021 di masa pandemi corona virus.

Surat edaran tersebut menegaskan bahwa satuan pendidikan tidak dibolehkan menyelenggarakan pembelajaran secara tatap muka pada awal tahun pelajaran, baik itu di sekolah, madrasah maupun pondok pesantren.

"Kenapa pada awal tahun ajaran baru tidak boleh, karena ada Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yang mengisyaratkan ada masa transisi dua bulan 13 Juli-13 September. Sehingga pada masa transisi ini tidak boleh ada tatap muka," kata Aidy, saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Pada awal tahun ajaran, pelaksanaan pembelajaran akan dilaksanakan dengan belajar dari rumah, melalui sistem daring, luring, modul atau bentuk lain.

Selama masa transisi atau dalam waktu dua bulan itu sekolah diminta untuk menyiapkan diri menuju tatanan baru.

Yaitu dengan menyiapkan fasilitas protokol kesehatan seperti thermogun, masker, hand sanitizer, disinfektan dan tempat cuci tangan plus sabun dengan air mengalir.

Termasuk menyiapkan bahan ajar di era new normal, menyiapkan tata laksana siswa masuk dan ke luar sekolah pada saat new normal, dan mengatur jumlah siswa per kelas untuk tatanan baru maksimal 18 siswa.

"Apabila sudah semua disiapkan sekolah akan mengajukan izin untuk menerapkan simulasi tatanan baru," terang Aidy.

Aidy menegaskan, pembelajaran secara tatap muka hanya bisa dilakukan di wilayah zona hijau.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bioskop di Kota Tegal Bakal Beroperasi Lagi, tapi Ada Syaratnya

Bioskop di Kota Tegal Bakal Beroperasi Lagi, tapi Ada Syaratnya

Regional
Fakta Video Perempuan Berjoget Pamer Celana Dalam, Viral di Medsos, Pelakunya Ternyata Waria

Fakta Video Perempuan Berjoget Pamer Celana Dalam, Viral di Medsos, Pelakunya Ternyata Waria

Regional
Berisiko Tinggi, Pencarian 3 Korban Gempa Majene yang Tertimbun Longsor Dihentikan

Berisiko Tinggi, Pencarian 3 Korban Gempa Majene yang Tertimbun Longsor Dihentikan

Regional
Aniaya Warga, Mantan Staf Ahli Gubernur NTT Dipolisikan

Aniaya Warga, Mantan Staf Ahli Gubernur NTT Dipolisikan

Regional
Pekanbaru Terapkan Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari

Pekanbaru Terapkan Belajar Tatap Muka Mulai Awal Februari

Regional
2.363 Kepala Keluarga di Kediri Krisis Air Bersih, Warga Bergantung Bantuan Pemerintah

2.363 Kepala Keluarga di Kediri Krisis Air Bersih, Warga Bergantung Bantuan Pemerintah

Regional
Masih Tunggu Hasil Swab, Pria Ini Nekat Mudik untuk Makamkan Istrinya, Ternyata Positif Covid-19

Masih Tunggu Hasil Swab, Pria Ini Nekat Mudik untuk Makamkan Istrinya, Ternyata Positif Covid-19

Regional
Sosok Haji Permata Pengusaha Batam yang Tewas Tertembak Saat Petugas Bea Cukai Tangkap Pembawa Rokok Ilegal

Sosok Haji Permata Pengusaha Batam yang Tewas Tertembak Saat Petugas Bea Cukai Tangkap Pembawa Rokok Ilegal

Regional
7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

7 Fakta Angin Puting Beliung yang Muncul di Waduk Gajah Mungkur

Regional
Cerita Bayi Bernama Siti Noor Banjiriah, Lahir di Atas Perahu Saat Banjir Kalsel

Cerita Bayi Bernama Siti Noor Banjiriah, Lahir di Atas Perahu Saat Banjir Kalsel

Regional
Remaja Asal Grobogan Tewas Tenggelam di Lubang Bekas Galian Tambang

Remaja Asal Grobogan Tewas Tenggelam di Lubang Bekas Galian Tambang

Regional
Di Riau, Sudah 789 Tenaga Kesehatan dan Tokoh Divaksinasi Covid-19

Di Riau, Sudah 789 Tenaga Kesehatan dan Tokoh Divaksinasi Covid-19

Regional
23.209 Pelanggar Disanksi Selama Penerapan PPKM di Kabupaten Semarang

23.209 Pelanggar Disanksi Selama Penerapan PPKM di Kabupaten Semarang

Regional
Tiga Warga Indramayu Tertangkap Akan Jual Perempuan ke Arab Saudi Via Malaysia

Tiga Warga Indramayu Tertangkap Akan Jual Perempuan ke Arab Saudi Via Malaysia

Regional
Heboh Angin Puting Beliung di Wonogiri, Ini Penjelasan BPBD

Heboh Angin Puting Beliung di Wonogiri, Ini Penjelasan BPBD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X