Kabupaten Pesisir Selatan Akhirnya Hentikan Sekolah Tatap Muka di SD

Kompas.com - 14/07/2020, 15:28 WIB
Ilustrasi sekolah KOMPAS.com/JunaediIlustrasi sekolah

PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan di Sumatera Barat, akhirnya menghentikan aktivitas belajar tatap muka di sekolah dasar (SD).

Pemkab Pesisir Selatan akhirnya menaati instruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang hanya mengizinkan sekolah tatap muka untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA).

Terhitung mulai 15 Juli 2020, semua proses belajar dan mengajar di tingkat SD dan sederajatnya dikembalikan dengan sistem daring atau belajar sistem online di rumah.

Baca juga: Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

"Setelah kita evaluasi dua hari, akhirnya SD dan sederajat kita kembalikan ke sistem daring," kata Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Selatan Suhendri saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/7/2020).

Suhendri mengatakan, pertimbangan untuk menutup kembali SD setelah ada masukan dari Pemerintah Provinsi dan Kemendikbud.

"Kita evaluasi dan ada masukan dari Pemprov Sumbar, juga dari Kemendikbud. Akhirnya diputuskan SD kembali ke sistem online," kata Suhendri.

Baca juga: Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Keputusan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni yang ditandatangani pada hari Selasa ini.

Dalam surat edaran itu dijelaskan bahwa proses belajar mengajar untuk tingkat SD dan sederajat dikembalikan ke sistem online terhitung mulai Rabu besok.

Kemudian, bagi guru dan karyawan tetap masuk sekolah dan melaksanakan program belajar anak secara daring.

"Dari panduan Kemendikbud, sekolah tatap muka untuk SD akan dimulai paling cepat pada September 2020 nanti. Jadi kita evaluasi nanti," kata Suhendri.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Ular Sanca Meneror Warga di Tengah Reklamasi hingga Naik ke Ekskavator

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X