Danau Tiga Warna Kembali Dibuka, Wisatawan Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Kompas.com - 11/07/2020, 13:09 WIB
Danau Tiga Warna Kelimutu di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. KOMPAS.com/DOKUMEN BALAI TAMAN NASIONAL KELIMUTU Danau Tiga Warna Kelimutu di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

ENDE, KOMPAS.com - Danau Tiga Warna Kelimutu di Kabupaten Ende, Flores, yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Nusa Tenggara Timur, kembali dibuka Sabtu (11/7/2020).

Namun, para pengunjung harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu (BNTK), Agus Sitepu, dalam sebuah keterangan pada Jumat (10/7/2020), menyebutkan, ada beberapa tata cara berkunjung di TN Kelimutu di masa pandemi Covid-19 sesuai protokol kesehatan.

Hal tersebut mengacu pada Rekomendasi Bupati Ende nomor BU.556/DISPAR.03/496/VI/2020.

Baca juga: Keuskupan Agung Ende Kritik Pemda soal Penanganan Virus Corona

Pengunjung wajib menggunakan masker dan mematuhi jumlah kapasitas pengunjung kawasan TN Kelimutu.

Agus mengatakan, kuota wisata new normal Kelimutu maksimal 200 orang per hari.

Pembatasan jumlah pengunjung di TN Kelimutu sesuai Surat Edaran Dirjen Konservasi Sumberdaya Alam Dan Ekosistem (KSDAE) nomor SE.9/KSDAE/PJLHK/KSA.3/6/2020.

Selain itu, pengunjung wajib melakukan tes suhu tubuh dan tidak boleh melebihi 37,5 celcius serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang telah disediakan di beberapa titik dalam kawasan TN Kelimutu.

Baca juga: Pemkab Flotim dan Ende Jemput Warganya Penumpang KM Lambelu

Selama berada di dalam kawasan TN Kelimutu, wisatawan wajib menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat dan tidak melakukan tindakan vandalisme.

Berbeda dengan sebelumnya, kini para calon pengunjung harus melakukan booking online.

“Berkunjung harus dengan menggunakan booking online untuk mencegah kedatangan yang berlebihan di loket”, ujar Agus melalui pesan WhatsApp kepada Kompas.com.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Juru Masak yang Dirumahkan Saat Pandemi, Ikut Jadi Koki Relawan

Kisah Juru Masak yang Dirumahkan Saat Pandemi, Ikut Jadi Koki Relawan

Regional
Fakta Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukoharjo, Jasad Dibakar di Mobil dan ATM Dikuras

Fakta Lengkap Pembunuhan Sadis di Sukoharjo, Jasad Dibakar di Mobil dan ATM Dikuras

Regional
Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Kronologi Pemuda di Kalsel Tewas Diduga akibat Disengat Tawon

Regional
Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Beredar Video Diduga 2 Pendaki yang Foto Bugil di Gunung Gede Pangrango Minta Maaf

Regional
Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Kisah 4 Bocah Gizi Buruk dan Kuper, Hidup Terasing dengan Ibu ODGJ dan Ayah Pemarah

Regional
Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Seorang Polisi Ditangkap Warga Usai Diduga Menggunakan Narkoba

Regional
Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X