Kunjungi Huntara Lebak, Menteri PPPA Saksikan Sendiri Banyak Pengungsi Tak Pakai Masker

Kompas.com - 10/07/2020, 06:20 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (PPPA) Bintang Puspayoga di huntara Kampung Cigobang, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (9/7/2020) KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINMenteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (PPPA) Bintang Puspayoga di huntara Kampung Cigobang, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (9/7/2020)

LEBAK, KOMPAS.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengaku prihatin dengan kondisi di pengungsian hunian sementara (huntara) korban banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak, Banten.

Saat pandemi corona seperti saat ini, kata dia, kesadaran untuk menjalankan protokol kesehatan masih kurang.

Menteri PPPA datang ke pengungsian huntara di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Lebak untuk merayakan Hari Anak Nasional, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Wilayahnya Sulit Sinyal Internet, Bupati Lebak Berlakukan Sekolah Tatap Muka

"Sepanjang masuk ke sini tadi, tidak ada masyarakat pakai masker, itu yang saya sayangkan," kata Menteri PPPA di lokasi pengungsian.

Di sana dia mengajak pengungsi menjalankan pola hidup bersih seperti cuci tangan, pakai masker dan tidak berkerumun untuk pencegahan Covid-19.

Dia berharap, pada saat New Normal seperti sekarang, masyarakat tidak salah persepsi dan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga: Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata, Ini Kata Bupati Lebak

"Tinggal di huntara tidak jadi penghalang untuk menjalankan pola hidup bersih, satu-satunya yang bisa melindungi mereka dari Covid-19 adalah selalu pakai masker," kata dia 

Hingga saat ini, masih ada 186 KK yang tinggal huntara di Kampung Cigobang, sejak banjir bandang pada 1 Januari 2020 lalu. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilaporkan ke Polisi karena Dianggap Menghina NU, Gus Nur: Biasa Saja, Sudah Sering...

Dilaporkan ke Polisi karena Dianggap Menghina NU, Gus Nur: Biasa Saja, Sudah Sering...

Regional
Pengelola Restoran di Padang Wajib Tes Swab, Jika Tak Patuh, Usahanya Akan Ditutup

Pengelola Restoran di Padang Wajib Tes Swab, Jika Tak Patuh, Usahanya Akan Ditutup

Regional
Saat  2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan di Palembang

Saat 2 Orang Berbaju Hazmat Gunakan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan di Palembang

Regional
7 Penyusup Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin, 3 di Antaranya Mabuk Miras

7 Penyusup Ditangkap Saat Demo di Banjarmasin, 3 di Antaranya Mabuk Miras

Regional
Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Regional
Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Regional
Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Regional
Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Regional
Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Regional
Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Regional
Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Regional
Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Regional
Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Regional
6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

Regional
4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X