Wilayahnya Sulit Sinyal Internet, Bupati Lebak Berlakukan Sekolah Tatap Muka

Kompas.com - 08/07/2020, 08:24 WIB
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat ditemui di kantornya di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten Selasa (7/7/2020) KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINBupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat ditemui di kantornya di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten Selasa (7/7/2020)

LEBAK, KOMPAS.com - Sejumlah sekolah di Kabupaten Lebak akan mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Ini dilakukan lantaran wilayahnya tidak memungkinkan untuk belajar dengan metode jarak jauh.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, sekolah di Kabupaten Lebak tidak seperti di wilayah lain yang berada di kota. Ada sekolah yang berada di gunung dan merupakan area blank spot sinyal.

"Kami minta pelonggaran, daerah Lebak tidak seperti Tangsel (Kota Tangerang Selatan) yang berdekatan, misalnya di Sobang, itu di gunung, kalau daring belum memadai, banyak blank spot," kata Iti ditemui di Pendopo Kabupaten Lebak, Selasa (7/7/2020).

Baca juga: Baduy Minta Dihapus dari Destinasi Wisata, Ini Kata Bupati Lebak

Masih zona oranye

Kabupaten Lebak saat ini masih berada di zona oranye, kata Iti, sehingga belum diperbolehkan untuk melaksanakan kegiatan mengajar secara tatap muka.

Namun, di sebagian wilayah yang sulit sinyal, hal tersebut tidak memungkinkan, sehingga pihaknya meminta pelonggaran kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melaksanakan tatap muka.

Untuk awal, kata dia, akan dikaji sekolah mana yang sudah bisa melaksanakan tatap muka dengan syarat areanya merupakan zona hijau, mengikuti protokol kesehatan, serta ada persetujuan orangtua.

Baca juga: Ibu Hamil Melahirkan di Jalan Rusak, Ini Komentar Bupati Lebak

Adapun secara keseluruhan, sekolah di Kabupaten Lebak ditargetkan akan mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka yang dilakukan bertahap setelah wilayahnya berstatus zona hijau.

"Ketika kita sudah zona hijau maka tahap pertama boleh SMA, dua bulan kemudian SMP, dua bulan kemudian SD. Kalau zona hijau kemungkinan baru September SMP, SD Oktober, TK baru Januari. Arahannya begitu kemarin," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lebak Wawan Ruswandi.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Fakta di Balik Oknum Karyawan BRI Diduga Korupsi Dana KUR Rp 1 M untuk Beli Motor Bekas

4 Fakta di Balik Oknum Karyawan BRI Diduga Korupsi Dana KUR Rp 1 M untuk Beli Motor Bekas

Regional
Gudang Distributor Bumbu Kering Dibobol Maling, Uang Rp 20 Juta Hilang

Gudang Distributor Bumbu Kering Dibobol Maling, Uang Rp 20 Juta Hilang

Regional
Pria Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Usai Bunuh Anaknya yang Kelas 6 SD

Pria Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Usai Bunuh Anaknya yang Kelas 6 SD

Regional
Hati-hati Ada Jaringan Perdagangan Orang, Ini Modus Mereka

Hati-hati Ada Jaringan Perdagangan Orang, Ini Modus Mereka

Regional
Wakil Bupati Gunungkidul Memohon Belas Kasihan RS Swasta Tambah Tempat Tidur

Wakil Bupati Gunungkidul Memohon Belas Kasihan RS Swasta Tambah Tempat Tidur

Regional
Bingung Digugat Anak gara-gara Fortuner, Ibu: Allah Menemani Ibu-ibu yang Besarkan Anaknya dengan Ikhlas

Bingung Digugat Anak gara-gara Fortuner, Ibu: Allah Menemani Ibu-ibu yang Besarkan Anaknya dengan Ikhlas

Regional
Tak Puas Putusan Pengadilan, Ibu yang Digugat Anak Kandung Banding

Tak Puas Putusan Pengadilan, Ibu yang Digugat Anak Kandung Banding

Regional
Ibu yang Digugat Anak Kandung karena Fortuner: Bekas Operasi Caesar Ini Tak Akan Hilang

Ibu yang Digugat Anak Kandung karena Fortuner: Bekas Operasi Caesar Ini Tak Akan Hilang

Regional
Ini Fakta Menarik Fenomena Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Ini Fakta Menarik Fenomena Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur

Regional
 Kronologi Versi Bea Cukai soal Pengejaran Kapal Penyelundup yang Tewaskan Haji Permata

Kronologi Versi Bea Cukai soal Pengejaran Kapal Penyelundup yang Tewaskan Haji Permata

Regional
Gubernur Kalbar Minta Keluarga Korban Sriwijaya Air Tak Asal Terima Tawaran Jasa Pengacara

Gubernur Kalbar Minta Keluarga Korban Sriwijaya Air Tak Asal Terima Tawaran Jasa Pengacara

Regional
Gara-gara Fortuner, Anak Gugat Ibu Kandungnya, Berikan atau Bayar Sewa Rp 200 Juta

Gara-gara Fortuner, Anak Gugat Ibu Kandungnya, Berikan atau Bayar Sewa Rp 200 Juta

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR hingga Negara Rugi Rp 1 M, Dilakukan pada 2018-2019

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR hingga Negara Rugi Rp 1 M, Dilakukan pada 2018-2019

Regional
Karyawan BRI Selewengkan Dana KUR, Nasabah yang Menerima Tidak Disurvei, Diarahkan Beli Motor Bekas

Karyawan BRI Selewengkan Dana KUR, Nasabah yang Menerima Tidak Disurvei, Diarahkan Beli Motor Bekas

Regional
Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Sering Terjadi, Kemarin Paling Besar dan Lama

Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Sering Terjadi, Kemarin Paling Besar dan Lama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X