Wali Kota Tasikmalaya Berterima Kasih kepada Jokowi, Ini Sebabnya

Kompas.com - 08/07/2020, 13:30 WIB
Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAWali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo.

Budi menilai Jokowi telah memprioritaskan pembangunan Tol Gedebage-Tasikmalaya hingga masuk ke teknis perencanaan mulai tahun ini.

Hasil itu diketahui seusai pembahasan antara seluruh kepala daerah yang terlewati tol dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Bandung, Selasa (7/7/2020).

Baca juga: Buruh Tebu Merelakan Motornya Dirampas agar Tidak Diperkosa

Sesuai rencana, jalan bebas hambatan pertama ke wilayah Priangan Timur, Jawa Barat, tersebut akan bisa digunakan pada 2024 mendatang.

"Alhamdulillah, sesuai jadwal tidak akan berubah, sekarang tahapan sosialisasi ke masyarakat yang akan dilaksanakan mulai bulan Juli. Saya berterima kasih kepada Pak Presiden Joko Widodo yang merealisasikan janjinya ke masyarakat Tasikmalaya," kata Budi kepada wartawan di kantornya, Rabu (8/7/2020).

Baca juga: Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Budi menjelaskan, di wilayah Kota Tasikmalaya yang terlewati Tol Gedebage-Tasikmalaya ada 4 kecamatan, yakni Mangkubumi, Kawalu, Tamansari dan Cibeureum.

Pintu tol di wilayah Kota Tasikmalaya pun tidak akan berubah, masih sesuai rencana yakni di Jalan Sewaka.

"Bulan Juli sekarang, dari pemerintah pusat akan turun langsung sosialisasi terkait pembebasan lahan ke masyarakat yang terlewati. Penlok nanti keluar, pasti akan langsung proses penggantian lahan warga untuk pembangunan tol tersebut," kata Budi.

Baca juga: Pencari Ikan di Cianjur Ditemukan Tewas, Diduga Bukan karena Covid-19

Setelah itu, akan ada tim appraisal atau penilai yang nantinya akan menentukan harga tanah yang akan dibebaskan sesuai dengan harga pasaran lokasi dan tidak akan merugikan masyarakat.

Pihaknya berharap kepada seluruh masyarakat untuk mendukung pembangunan tol demi meningkatkan seluruh sektor, termasuk ekonomi.

"Kepada masyarakat yang kena (pembebasan lahan), saya harap mendukung, karena buat pertumbuhan ekonomi. Kami semua juga sedang merubah renacana tata ruang wilayah (RTRW) untuk disesuaikan dengan jalan tol yang dibangun. Alhamdulillah, tol ini prioritas utama di pusat," kata Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Tahanan Lapas Ciamis Positif Covid-19, Padahal Rapid Test Non Reaktif

8 Tahanan Lapas Ciamis Positif Covid-19, Padahal Rapid Test Non Reaktif

Regional
Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Pembantu Bunuh Majikannya di Bandung karena Pelaku Sering Dipukuli Korban

Regional
Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Polisi Tangkap 9 Preman Bawa Sajam di Solo, 10 Masih DPO

Regional
325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

325 Rumah di Demak Rusak Diterjang Puting Beliung, 5 Roboh

Regional
Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Dua Besan Bertengkar, Lalu Berujung Pembacokan, Ini Kronologinya

Regional
Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Cerita Budi dan Yudha Berbagi Kasih untuk Nakes lewat Pempek

Regional
5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

5 Remaja Dipanggil Polisi karena Joget Erotis di Zebra Cross, Alasannya demi Konten Tiktok

Regional
Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Eri Cahyadi Dilantik Jadi Walkot Surabaya, Pengamat: Dia Digadang-gadang Seperti Risma...

Regional
Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Polisi Dilempari Batu Saat Bubarkan Balap Liar di Makassar

Regional
Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Program Jangka Pendek Walkot Semarang untuk Banjir, Tambah Pompa dan Atasi Masalah Sampah

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Tak Hanya Kusmiyati yang Tertipu Rp 200 Juta demi Anaknya Jadi PNS, Uang Sutikno Rp 102 Juta Juga Raib

Regional
Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Jenazah Kakek 69 Tahun Dibawa Pakai Perahu Karet Terobos Banjir di Semarang

Regional
Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Selain di Surabaya, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Malang, Sidoarjo, dan Mojokerto

Regional
Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Maafkan 4 Ibu Terdakwa Pelemparan Atap, Pemilik Pabrik: Demi Utuhnya Silaturahmi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X