Permintaan Hewan Kurban di Padang Menurun gara-gara Covid-19

Kompas.com - 08/07/2020, 08:54 WIB
Ilustrasi hewan kurban
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASAIlustrasi hewan kurban

PADANG, KOMPAS.com - Permintaan hewan kurban di Kota Padang Sumatera Barat pada Idul Adha tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut disebabkan oleh faktor ekonomi yang menurun karena Covid-19.

"Berdasarkan laporan dari toke, permintaan hewan kurban baik sapi ataupun kambing lesu. Permintaan menurun antara 10 sampai 30 persen, " ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat, Selasa (7/7/202) yang dihubungi melalui telepon.

Jika dibandingkan tahun lalu, satu bulan jelang Idul Adha sudah banyak permintaan untuk hewan kurban. Jika biasanya satu musala memotong sapi empat ekor, maka tahun ini diprediksi hanya memotong dua sampai tiga ekor saja.

Baca juga: Hewan Kurban Lolos Cek Kesehatan Dapat Kalung Khusus, Dispangtan Bandung Siapkan 30.000 Kalung

"Lesunya permintaan hewan kurban ini dikarenakan faktor ekonomi yang juga lesu karena virus corona ini," paparnya.

Untuk stok sendiri disebutkan Syahrial Kamat aman.

"Tahun lalu kebutuhan hewan kurban sebanyak 13.000 ekor. Kita juga sudah mendatangkan sapi dari beberapa daerah seperti, Pariaman, Pesisir Selatan dan beberapa daerah lainnya, " ungkapnya.

Namun jika nanti ada permintaan yang lebih, Syahrial Kamat mengatakan bakal mendatangkan dari daerah lainnya.

Baca juga: Cegah Covid-19, Pemkot Salatiga Data Penjual Hewan Kurban dari Luar Kota

Mengenai harga hewan kurban sendiri diserahkan kepada pasar.

"Kita tidak ada melakukan intervensi harga. Kita serahkan semuanya ke pasar. Palingan jika nanti memang lesu, dekat-dekat Idul Adha akan terjadi penurunan harga dengan sendirinya, " sebutnya.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X