Sosialisasi Covid-19 Pakai Motor, Risma: Supaya Warga Tahu Kita Masih Belum Aman

Kompas.com - 08/07/2020, 07:26 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkeliling menyosialisasikan protokol kesehatan di wilayah yang memiliki kasus Covid-19 tinggi pada Selasa (7/7/2020). TRIBUNJATIM/YUSRON NAUFALWali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkeliling menyosialisasikan protokol kesehatan di wilayah yang memiliki kasus Covid-19 tinggi pada Selasa (7/7/2020).

KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berkeliling menumpangi sepeda motor untuk menyosialisasikan protokol kesehatan.

Risma mendatangi sejumlah daerah yang dinilai berpotensi tinggi dalam penyebaran virus corona baru atau Covid-19 pada Selasa (7/7/2020).

Seperti di kawasan Tandes, Risma berkeliling menggunakan sepeda motor sembari membawa pelantang suara.

Risma mengingatkan masyarakat agar memakai masker dan menjaga jarak.

"Jangan lupa cuci tangan rutin, tolong maskernya dipakai jaga jarak," kata Risma menggunakan pengeras suara dari atas motor listriknya seperti dikutip dari TribunJatim, Selasa.

Risma menyebut, terdapat beberapa kawasan dengan potensi penyebaran Covid-19 yang masih tinggi.

Baca juga: Bawa Pulang, Kami Kuburkan dengan Cara Kami

Meski tren penyebaran Covid-19 di Surabaya telah menurun. Rima tak ingin masyarakat menjadi cuek dan bebas.

Sosialisasi protokol kesehatan diperlukan untuk meningkatkan disiplin warga.

"Saya turun di tempat yang pandeminya masih tinggi supaya warga tahu bahwa kita masih belum aman, Makanya kita lakukan sosialisasi," ujar Risma.

Risma juga meminta masyarakat tak keluar rumah jika tak memiliki keperluan mendesak.

Jika terpaksa keluar rumah, masyarakat diminta pakai masker dan menjaga jarak.

Suruh warga push up

Risma yang sedang berkeliling di wilayah Surabaya Barat mendapati seorang pemuda yang sedang duduk di kedai kopi tak mengenakan masker dan menjaga jarak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X