Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Kompas.com - 07/07/2020, 11:03 WIB
Suasana demonstrasi puluhan warga yang bermukim di tepi Sungai Karang Mumus segmen Pasar Segiri, meminta penundaan relokasi warga di Samarinda, Kaltim, Selasa (7/7/2020) pagi.  KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONSuasana demonstrasi puluhan warga yang bermukim di tepi Sungai Karang Mumus segmen Pasar Segiri, meminta penundaan relokasi warga di Samarinda, Kaltim, Selasa (7/7/2020) pagi.

SAMARINDA, KOMPAS.com – Puluhan warga yang bermukim di tepi Sungai Karang Mumus (SKM) segmen Pasar Segiri, Samarinda, berdemonstrasi, Selasa (7/7/2020) pagi.

Mereka berkumpul untuk meminta Pemerintah Kota Samarinda menunda relokasi dan pembongkaran bangunan warga yang ada di belakang Pasar Segiri.

“Kami ingin ditunda dulu, sebelum aspirasi masyarakat diterima Pemkot,” ungkap Ketua Forum Komunikasi Warga Pasar Segiri RT 28, Kelurahan Sidodadi, Andi Samsul Bahri, saat ditemui di lokasi aksi, Selasa pagi.

Baca juga: Nasib Warga Tepi Sungai Karang Mumus Samarinda, Digusur Saat Wabah Merebak

Warga membawa spanduk dan poster berisi tuntutan.

Mereka meminta Pemerintah Kota Samarinda memberi penjelasan terkait luas dan jarak lokasi yang hendak digusur.

Warga juga meminta soal kepastian ganti rugi yang sesuai, secara transparan dan wajar.

“Pemkot juga harus memberikan jaminan tempat tinggal atau hunian sementara bagi warga Sungai Karang Mumus,” jelasnya.

Baca juga: Dianggap Lalai Jaga Balita yang Tewas Tanpa Kepala, Pengasuh PAUD Dituntut 4 Tahun Penjara

Pemerintah Kota berencana menertibkan bangunan di segmen Pasar Segiri berjumlah sekitar 280 bangunan khusus di RT 28, termasuk kios dan lain-lain selama pekan ini.

Setelah di RT 28, pembongkaran dilanjutkan ke warga RT 26 dan RT 27 dalam kelurahan sama, dengan jumlah ratusan bangunan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Diduga Stres, Pasien di RSUP Kariadi Semarang Lompat dari Ruang Isolasi

Regional
Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Dua Jenazah di Salatiga dalam Sehari Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Jalur Ekstrem, Evakuasi Jenazah Multazam dari Gunung Piramid Lewat Tebing Jurang

Regional
67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

67 Warga Pandeglang Diduga Keracunan Usai Santap Makanan di Acara Khitanan

Regional
Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X