Keluarga Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

Kompas.com - 02/07/2020, 13:22 WIB
Penyelenggara panggung Rhoma Irama, Surya Atmaja saat menjalani pemeriksaan secara tertutup dihadiri Gugus Tugas terdiri dari TNI/Polri sampai Ketua Gugus Tugas Bupati Bogor Ade Yasin, di kantor Sekretariat Daerah (Sekda) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/6/2020). Dok IstimewaPenyelenggara panggung Rhoma Irama, Surya Atmaja saat menjalani pemeriksaan secara tertutup dihadiri Gugus Tugas terdiri dari TNI/Polri sampai Ketua Gugus Tugas Bupati Bogor Ade Yasin, di kantor Sekretariat Daerah (Sekda) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/6/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Pihak keluarga Surya Atmaja meminta maaf setelah menghadirkan Rhoma Irama untuk bernyanyi di acara khitanan Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hal itu disampaikan anak pertama Surya Atmadja, Hadi Pranoto yang menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat dan pemerintah daerah karena acara tersebut menyebabkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19.

"Kami minta maaf kepada Gugus Tugas Covid-19 tingkat daerah maupun tingkat nasional, karena keluarga kami melaksanakan acara khitanan di saat pandemi Covid-19 masih mewabah di Indonesia," ucap Hadi di Dramaga, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Sebelum Diperiksa, Pengundang Rhoma Irama Minta Maaf ke Bupati Bogor

Dia menjelaskan bahwa pada prinsipnya acara tersebut dilaksanakan sebagai rasa syukur atau tasyakuran sederhana dengan doa untuk adiknya.

Sementara untuk alasan mengundang Rhoma Irama beserta artis lain, dia mengakui bahwa penampilan di panggung saat itu bukan untuk konser, tapi sebagai tamu undangan.

Menurut Hadi, Rhoma Irama dan ayahnya, yakni Surya Atmadja, adalah sahabat yang sama-sama mendirikan Soneta Grup.

"Semua ini adalah satu keberkahan bagi kami, dan khususnya bagi masyarakat yang akhirnya bisa merasakan betapa rindunya mereka bisa melihat seorang bintang nasional yang datang ke kampung," kata Hadi.

Baca juga: 4 Fakta Polisi Gadungan Merampok Mobil, Bingung karena Fitur Canggih

Terkait kerumunan yang terjadi, ia menyebut bahwa pihaknya sudah jauh-jauh hari mempersiapkan dan mempertimbangkan acara tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berjalan Dua Pekan, Simulasi Belajar Tatap Muka di Jateng Masih Dievaluasi

Berjalan Dua Pekan, Simulasi Belajar Tatap Muka di Jateng Masih Dievaluasi

Regional
Korban Ketiga Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai Cicatih

Korban Ketiga Banjir Bandang Sukabumi Ditemukan di Sungai Cicatih

Regional
Machfud Arifin: Pak Jokowi Saat Pilpres 2014 Juga Nomor 2, Ini Seperti Pertanda

Machfud Arifin: Pak Jokowi Saat Pilpres 2014 Juga Nomor 2, Ini Seperti Pertanda

Regional
Bantu Siswa Belajar Online, Pemkot Padang Buat Program Gabunet dan Wifi Gratis

Bantu Siswa Belajar Online, Pemkot Padang Buat Program Gabunet dan Wifi Gratis

Regional
Ibu Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Semak, Anak Menangis Ceritakan Perjuangan Korban Cari Nafkah

Ibu Dibunuh dan Jasadnya Dibuang ke Semak, Anak Menangis Ceritakan Perjuangan Korban Cari Nafkah

Regional
Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Kenal di Medsos, Helfa Dibunuh Teman Kencan karena Menolak Berhubungan Badan, Ini Kronologinya

Regional
Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Solo, Gibran-Teguh Nomor 1 dan Bajo Nomor 2

Regional
Polisi Panggil Penyelenggara Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Tegal

Polisi Panggil Penyelenggara Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Tegal

Regional
Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, tetapi...

Wakil Ketua DPRD Tegal Nekat Gelar Konser Dangdut, Polisi: Awalnya Izin Pakai Panggung Kecil, tetapi...

Regional
Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Polda Babel Hentikan Kasus Dugaan Penipuan Bitcoin BTC Panda Senilai Rp 261,3 M

Regional
Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Anggota DPRD Jadi Bandar Narkoba, Golkar Sebut Penentuan Calon Tanggung Jawab KPU

Regional
'Saya Sudah Diwanti-wanti, Pak Gubernur di Wilayah Itu Kiri Kanan Sudah Positif Semua'

"Saya Sudah Diwanti-wanti, Pak Gubernur di Wilayah Itu Kiri Kanan Sudah Positif Semua"

Regional
Ugal-ugalan di Jalan Raya, Puluhan Anggota Klub Motor Trail Ditangkap

Ugal-ugalan di Jalan Raya, Puluhan Anggota Klub Motor Trail Ditangkap

Regional
Sempat Ditegur Mendagri, Cellica-Aep Hanya Bertiga Datang ke Acara Penetapan Nomor Urut

Sempat Ditegur Mendagri, Cellica-Aep Hanya Bertiga Datang ke Acara Penetapan Nomor Urut

Regional
Pemprov DIY Izinkan SMK dan Kampus Gelar Praktikum Tatap Muka

Pemprov DIY Izinkan SMK dan Kampus Gelar Praktikum Tatap Muka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X