Sidak, Bupati Banyumas Temukan Tempat Karaoke Nekat Beroperasi di Tengah Pandemi

Kompas.com - 02/07/2020, 10:45 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein (kiri) sidak ke tempat karaoke dan klub malam di sebuah hotel di Jalan Suparjo Rustam Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (1/7/2020) malam. KOMPAS.COM/TANGKAPAN LAYARBupati Banyumas Achmad Husein (kiri) sidak ke tempat karaoke dan klub malam di sebuah hotel di Jalan Suparjo Rustam Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (1/7/2020) malam.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Sebuah tempat karaoke di salah satu hotel di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kedapatan nekat beroperasi di tengah pandemi (Covid-19).

Hal itu diketahui saat Bupati Banyumas Achmad Husein melakukan sidak bersama anggota Satpol PP, Rabu (1/7/2020) tengah malam.

Dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, dari luar tempat hiburan malam yang berada di kawasan Jalan Suparjo Rustam itu tampak tidak ada aktivitas.

Baca juga: Pemkab Banyumas Siapkan Skenario Antisipasi Pasien Covid-19 Membeludak Usai Tes Swab Massal

Namun saat bupati dan rombongan masuk ke sebuah ruangan didapati sejumlah orang tengah asyik berkaraoke.

Melihat hal tersebut, dirinya meminta seluruh pengunjung untuk segera meninggalkan tempat.

"Ini namanya edun pisan, suasana prihatin begini karaoke dan klub berani buka. Saya baru saja sidak dan langsung menutupnya. Melanggar sekali lagi hotel kami segel sekalian," tulis Husein dalam caption video.

Seperti diketahui hingga saat ini Pemkab Banyumas belum mengizinkan tempat hiburan malam dibuka kembali setelah ditutup akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Masih Ada Penyebaran Corona, Masa Tanggap Darurat di Banyumas Diperpanjang hingga 31 Juli

Sementara itu, Kepala Satpol PP Banyumas Imam Pamungkas saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis (2/7/2020) membenarkan sidak tersebut.

Dikatakan Imam, pihaknya telah melayangkan surat peringatan kepada pengelola tempat hiburan malam.

Untuk menghindari kejadian serupa, pihaknya akan melakukan pemantauan secara intensif.

"Kami beri surat peringatan. Belum (disegel), karena informasi sudah malam, yang patroli sudah turun, sehingga yang meluncur ke sana anggota yang sedang piket," jelas Imam.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Regional
Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Regional
Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Regional
Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X