Kawal Dana Penanganan Covid-19, Pemprov Kaltim Gandeng Kejati dan BPKP

Kompas.com - 01/07/2020, 18:12 WIB
Plt Sekretaris Provinsi Kaltim, M Sabani saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Senin (20/1/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONPlt Sekretaris Provinsi Kaltim, M Sabani saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada, Senin (20/1/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggandeng Kejaksaan Tinggi dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengawal dana penanganan Covid-19.

Pengawalan tersebut dilakukan untuk memproteksi pengunaan dana untuk menghindari praktik korupsi selama pandemi Covid-19.

“Kami minta pengawalan Kejati dan BPKP Kaltim maupun Inspektorat dalam pengawasan pengelolaan anggaran Covid-19,” ungkap Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah Kaltim, M Sabani kepada Kompas.com di Samarinda, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: KPU Samarinda Minta Tambahan Dana Pilkada Rp 17 Miliar untuk Beli APD

Sabani menilai, total anggaran yang disiapkan untuk penanganan Covid-19 Rp 500 miliar berpotensi adanya praktik korupsi.

“KPK dan Pak Gubernur sudah mengingatkan untuk hindari janji atau feedback atau ada niat jahat dalam pengadaan alat kesehatan Covid-19,” ujar Sabani.

Diketahui, Pemprov Kaltim menyiapkan dana untuk penanganan Covid-19 di Kaltim sebesar Rp 500 miliar.

Dana tersebut digunakan dalam tiga program yakni penanganan kesehatan Rp 250 miliar, dampak ekonomi Rp 95 miliar dan penyediaan jaring pengaman sosial (JPS) senilai Rp 155 miliar.

Baca juga: Tarif Tol Balikpapan-Samarinda Dinilai Kemahalan, Penumpang Protes

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor juga mengingatkan potensi suap menyuap dalam proyek pengadaan barang dan jasa kesehatan selama Covid-19 rawan terjadi.

Karena itu, dirinya meminta kepada pejabat di lingkungan pemerintah Provinsi Kaltim, jangan sampai ada niat jahat.

“Saya tegaskan jangan sampai ada niat jahat dan ada suap menyuap dalam penanganan corona, seperti pengadaan barang dan jasa alat kesehatan,” ungkap Isran Noor.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Seorang Pasien Covid-19 di Kulon Progo Meninggal, Punya Penyakit Asma

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X