Sederet Cerita Mereka yang Jalani Belasan hingga Puluhan Kali Tes Swab Covid-19

Kompas.com - 01/07/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19. Horth RasurIlustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19.

 

4. Isolasi 3 bulan, Lebaran tanpa silaturahmi, 14 kali swab

Di Kayong Utara, Kalimantan Barat, seorang pasien Covid-19 dinyatakan sembuh setelah tiga bulan diisolasi.

Pasien itu juga telah menjalani tes swab 14 kali.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kayong Utara, Bambang Suberkah menjelaskan, pasien ini adalah salah satu pasien dengan masa perawatan paling lama.

"Ini salah satu isolasi terlama karena tiga bulan. Alhamdulillah, pasien dapat bersabar dalam menjalani isolasi ini," ujar dia, Kamis (18/6/2020).

Sementara sang pasien mengaku, ini adalah pengalaman tak terlupakan baginya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi.

"Seumur hidup juga tahun ini Lebaran tanpa silaturahmi dengan orangtua," kata dia.

Baca juga: Kisah-kisah Perawat Melawan Aniaya dan Stigma di Tengah Pandemi Corona, Diancam Pecahan Kaca dan Jenazah Ditolak Warga

5. 22 kali tes swab

Ilustrasi pasien virus corona dalam masa penyembuhan penyakit Covid-19.Shutterstock Ilustrasi pasien virus corona dalam masa penyembuhan penyakit Covid-19.
Di Ponorogo, Jawa Timur, seorang pasien perempuan berusia 39 tahun harus menjalani perawatan di ruang isolasi selama tiga bulan.

Pasien tersebut bahkan harus melalui 22 tes swab sebelum benar-benar dinyatakan sembuh.

"Anda bisa membayangkan, bagaimana rasanya hingga 22 kali dan berbulan-bulan diisolasi di rumah sakit?" kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni, Rabu (24/6/2020).

Ia pun meminta kasus ini bisa dijadikan pelajaran oleh semua pihak. Lebih baik mencegah daripada harus terjangkit Covid-19.

"Selama di rumah sakit, semua akses dibatasi untuk bertemu langsung dengan orang lain bahkan keluarga," ujar dia.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Imam Rosidin, Muhlis Al Alawi, Tresno Setiadi | Editor: David Oliver Purba, Teuku Muhammad Valdy Arief, Dheri Agriesta, Pythag Kurniati, Dony Aprian)

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Regional
Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Regional
Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Regional
Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Regional
Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Regional
8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Regional
Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Regional
Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Regional
Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Regional
Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Regional
Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Regional
Awalnya Dikira Korban Pembunuhan, Ternyata Pria Ini Tewas karena Layangan Bocah SD

Awalnya Dikira Korban Pembunuhan, Ternyata Pria Ini Tewas karena Layangan Bocah SD

Regional
Beredar Video Pedemo Berlindung di Masjid Universitas Jambi, Banyak yang Pingsan Akibat Gas Air Mata

Beredar Video Pedemo Berlindung di Masjid Universitas Jambi, Banyak yang Pingsan Akibat Gas Air Mata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X