4 Pekerja Migran yang Pulang dari Malaysia Positif Covid-19, Sumba Barat Jadi Zona Merah

Kompas.com - 30/06/2020, 23:24 WIB
Ilustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19. Horth RasurIlustrasi tes corona dengan menggunakan metode swab atau usap untuk mengetahui seseorang terinfeksi Covid-19.

KUPANG, KOMPAS.com - Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), berubah menjadi zona merah setelah ditemukan empat kasus positif Covid-19 pada Selasa (30/6/2020).

Kepala Dinas Kesehatan NTT Dominikus Minggu Mere mengatakan, empat warga Sumba Barat itu merupakan pekerja migran yang baru kembali ke Tanah Air.

Baca juga: Seorang Pasien Positif Covid-19 Ditemukan Berkeliaran dan Berinteraksi dengan Warga

“Hari ini bertambah empat positif corona, semuanya dari Sumba Barat. Mereka itu pekerja migran Indonesia yang baru pulang dari Malaysia," kata Dominikus saat dihubungi, Selasa (30/6/2020).

Pasien positif Covid-19 itu dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wakabubak, Sumba Barat.

Tambahan itu membuat jumlah kasus positif Covid-19 di NTT menjadi 118 orang.

Ratusan warga positif Covid-19 itu tersebar di 12 kabupaten dan kota di provinsi yang berbatasan dengan Negara Timor Leste dan Australia tersebut.

Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh sebanyak 81 orang.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 30 Juni 2020

Sedangkan dalam perawatan sebanyak 36 orang dan satu orang meninggal.

"Kita akan selalu update data terbaru, manakala ada tambahan pasien positif Covid-19," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Bupati Probolinggo Curhat Tagihan Listrik di Medsos, Sebut Ada Miskomunikasi

Saat Bupati Probolinggo Curhat Tagihan Listrik di Medsos, Sebut Ada Miskomunikasi

Regional
Positif Covid-19, Jubir Gugus Tugas Simalungun: Ini Bukan Aib yang Harus Ditutupi, Namun Harus Kita Lawan

Positif Covid-19, Jubir Gugus Tugas Simalungun: Ini Bukan Aib yang Harus Ditutupi, Namun Harus Kita Lawan

Regional
Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Regional
Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Regional
Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Regional
Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Regional
Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Regional
Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Regional
Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Regional
Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Regional
Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Regional
Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Regional
Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X