Polisi Sebut Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Dibuang di Jurang Sudah Direncanakan

Kompas.com - 26/06/2020, 18:31 WIB
Kepolisian Resor Mojokerto, Jawa Timur, mengamankan 2 pelaku pembunuhan perempuan yang jenazahnya ditemukan di kawasan hutan Pacet, Kabupaten Mojokerto. KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍKepolisian Resor Mojokerto, Jawa Timur, mengamankan 2 pelaku pembunuhan perempuan yang jenazahnya ditemukan di kawasan hutan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

KOMPAS.com - Setelah berhasil menangkap MAW (27), warga Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dan RRR (20), asal Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, pelaku pembunuh VAP (21) yang jenazahnya ditemukan di kawasan hutan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Rabu (24/6/2020) petang, fakta baru pun terungkap. Ternyata, pembunuhan itu sudah direncanakan.

Adapun motif pembunuhan itu dilatarbelakangi masalah utang piutang. Korban memiliki utang sebesar Rp 40 juta kepada pelaku MAW.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, kedua pelaku ini sudah merencanakan pembunuhan terhadap korban.

Baca juga: 2 Hari Nikahi Dua Wanita, Saeful: Murni Cinta, Bukan Jampi

Dikutip dari Surya.co.id, pembunuhan itu direncanakan kedua tersangka di warung kopi di Kelurahan Juwetkenongo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Di warung itulah mereka saling berbagi peran dan menyusun skenario pembunuhan.

Kata Dony, tersangka MAW telah merencanakan akan membunuh korban jika yang bersangkutan tidak membayar utang senilai Rp 40 juta.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pinjaman uang itu sejak Januari 2020 dan sudah berjalan enam bulan.

"Pelaku melakukan tindakan pembunuhan berencana ini berawal dari urusan utang piutang," kata Dony, dalam konferensi pers di Mapolres Mojokerto, Jumat (26/6/2020).

Baca juga: Bocah 12 Tahun yang Positif Covid-19 di Solo Isolasi Mandiri di Rumah, Wali Kota Akan Evaluasi Surat Edaran

Lanjut Donny, setelah menyusun aksinya. Kedua pelaku kemudian mengajak korban ke Lawang, Malang.

Saat berada di dalam mobil, korban yang duduk pada jok depan sisi kiri, kepalanya langsung dipukul dengan tongkat besi oleh MAW.

Tak hanya itu, leher korban dijerat dengan tali tambang plastik, serta kepalanya ditutup dengan pakaian yang sudah dipersiapkan para pelaku.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Wanita yang Mayatnya Dibuang di Jurang karena Utang

Sambung Donny, setelah korban tak bernyawa, mobil yang dikemudikan MAW terus melaju dari jalan Tol Singosari ke arah Batu.

Dari Batu, mobil jenis kendaraan pribadi itu melaju ke arah Pacet melalui jalur Cangar, jalur penghubung antara Batu dengan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

"Setelah korban menghembuskan nafas terakhir, korban ditarik ke belakang dan RRR maju ke bagian depan. Perjalanan diteruskan sampai ke wilayah Batu dan tembus ke wilayah Pacet, lalu korban dibuang di TKP," ungkap Dony.

Baca juga: 2 Pembunuh Wanita yang Jenazahnya Dibuang ke Jurang Ditangkap, Penyebabnya Utang

Kedua pelaku, kata Donny, ditangkap di dua lokasi berbeda.

Saat ini keduanya sudah dtetapkan tersangka, dan sudah mendekam di sel tahanan sementara Mapolres Mojokerto.

Atas perbuatannya, lanjut Donny, keduanya dijerat dengan pidana pembunuhan berencana dan terancam hukuman 20 tahun penjara atau hukuman mati.

Baca juga: Pengakuan Oknum Pembina Pramuka Bunuh dan Perkosa Siswi SMP: Saya Suka Sama Dia, tapi...

 

(Penulis : Kontributor Jombang, Moh. Syafií | Editor : Robertus Belarminus)Surya.co.id



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X