Diduga Kelelahan Bersepeda, Pesepeda Ini Meninggal di Bengkel Saat Istirahat

Kompas.com - 22/06/2020, 19:15 WIB
Seorang pensiunan guru diketahui meninggal dunia di pinggir jalan saat bersepeda diduga akibat kelelahan berolahraga, Minggu (21/6/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHASeorang pensiunan guru diketahui meninggal dunia di pinggir jalan saat bersepeda diduga akibat kelelahan berolahraga, Minggu (21/6/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Lili Sumarli (64), seorang pesepeda asal Kelurahan Ciakar, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, diketahui meninggal dunia saat beristirahat di sebuah lokasi tambal ban Jalan Khoer Affandi tak jauh dari lokasi rumahnya, Minggu (21/6/2020).

Pensiunan guru tersebut ditemukan tukang tambal ban telah tergeletak dan sempat terjatuh di dekat kiosnya tepat di depan sepedanya.

Anggota polisi dari Polsek Cibeureum Polresta Tasikmalaya pun langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Gowes dalam Kafe di Semarang, Pesepeda Minta Maaf

Kepala Polsek Cibeureum Polresta Tasikmalaya, AKP Suyitno, membenarkan kejadian tersebut dan telah memeriksa beberapa saksi.

Sesuai keterangan dari para saksi korban diduga meninggal dunia akibat kecapean olahraga.

"Sesuai keterangan saksi, korban sebelum diketahui meninggal saat bersepeda, sebelumnya sempat olahraga badminton dan senam langsung dilanjut bersepeda," jelas Suyitno kepada wartawan di kantornya, Senin (22/6/2020) pagi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suyitno menambahkan, kejadian bermula saat seorang saksi di pinggir jalan melihat korban terjatuh saat bersepeda sendirian di pinggir jalan.

Baca juga: Asyik Olahraga Bersepeda, Wanita Ini Jadi Korban Pelecehan Seksual di Semarang

Warga heboh, tapi tak berani evakuasi

Warga di sekitar lokasi kejadian pun sempat heboh karena saat menunggu petugas Kepolisian belum ada satu pun warga yang berani mengevakuasi.

Korban sempat dibawa ke salah satu rumah sakit swasta untuk mendapatkan pertolongan, namun saat di lokasi kejadian korban sudah diketahui tak bernyawa.

"Korban langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya.

Foto-foto korban pun sempat viral di media sosial karena tergeletak di sebuah kios bengkel ban pinggir jalan dengan kostum pesepeda.

Kejadian ini pun membuat para netizen terus penasaran apa yang terjadi terhadap korban karena meninggal dengan kostum pesepeda. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X