Polisi Periksa Sejumlah Saksi Pengadangan Ambulans Jenazah Covid-19 di Pamekasan

Kompas.com - 22/06/2020, 16:42 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Polres Pamekasan memproses pengadangan mobil ambulans yang membawa jenazah pasien Covid-19 yang terjadi di Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan pada Rabu (10/6/2020).

Kapolres Pamekasan AKBP Joko Lestari mengatakan, beberapa warga telah diperiksa penyidik Polres Pamekasan.

Baca juga: Ratusan Warga Ancam Bakar Ambulans dan Ambil Paksa Jenazah Covid-19, Ini Alasannya

"Yang kami panggil statusnya sekarang masih sebagai saksi, belum ke proses hukum lainnya," kata Joko saat dihubungi Kompas.com, Senin (22/6/2020).

Joko menambahkan, penanganan hukum dalam kasus ini bersifat edukatif. Polisi ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak menyepelekan masalah Covid-19.

"Harapannya setelah penanganan hukum ini, tidak ada lagi peristiwa yang sama di Kabupaten Pamekasan," jelasnya.

Setelah peristiwa pengadangan ambulans jenazah Covid-19 itu, Polres Pamekasan menempatkan beberapa anggota di rumah sakit rujukan Covid-19.

Polisi tersebut bertugas menjaga tenaga medis yang ering mendapatkan tekanan dari pasien dan keluarga pasien.

Selain itu, polisi juga mengawal proses pemulangan pasien sembuh dari Covid-19 agar tak dikucilkan masyarakat.

"Jika ada pasien meninggal, polisi akan mengawal sampai proses pemakamannya selesai sehingga di jalan tidak ada gangguan lagi," ungkap Joko.

Sebelumnya diberitakan, sekitar 300 orang mengadang mobil ambulans yang membawa jenazah pasien Covid-19 ke warga Desa Waru Barat, Kecamatan Waru.

Baca juga: Imbas Hoaks di Pamekasan, Jenazah Pasien Covid-19 Diambil Paksa dan Puskesmas Hampir Dibakar

Ratusan warga itu membawa senjata tajam. Mereka mengambil paksa jenazah yang dibawa petugas dan memakamkan sendiri tanpa protokol Covid-19.

Selain melakukan pengadagan, mereka mengancam akan membakar ambulans jika jenazah tidak diserahkan. Mereka juga meminta petugas melepaskan baju hazmat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Penyebab Angka Kematian akibat Covid-19 di Malang di Atas Rata-rata Nasional

Ini Penyebab Angka Kematian akibat Covid-19 di Malang di Atas Rata-rata Nasional

Regional
Viral Buaya 4,5 Meter Dibawa Pakai Buldozer, Gagal Dievakuasi dan Mati karena Aturan Adat

Viral Buaya 4,5 Meter Dibawa Pakai Buldozer, Gagal Dievakuasi dan Mati karena Aturan Adat

Regional
Anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak Diperiksa Mabes Polri Terkait Djoko Tjandra

Anggota Polsek Bandara Supadio Pontianak Diperiksa Mabes Polri Terkait Djoko Tjandra

Regional
Pasien Positif Covid-19 Tewas, Loncat dari Lantai 12 Rumah Sakit

Pasien Positif Covid-19 Tewas, Loncat dari Lantai 12 Rumah Sakit

Regional
WN Jepang Jadi Korban Pencurian, Uang 1 Juta Yen Hilang di Penginapan

WN Jepang Jadi Korban Pencurian, Uang 1 Juta Yen Hilang di Penginapan

Regional
Bapak dan Anak Di-'blacklist' karena Daki Gunung Slamet, Ketahuan dari FB

Bapak dan Anak Di-"blacklist" karena Daki Gunung Slamet, Ketahuan dari FB

Regional
Kereta Api Pariwisata Kembali Dioperasikan, Perhatikan Ketentuannya

Kereta Api Pariwisata Kembali Dioperasikan, Perhatikan Ketentuannya

Regional
Kala 'Punakawan' Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Kala "Punakawan" Beraksi di Solo, Ajak Warga Tak Golput

Regional
Tak Punya 'Smartphone', Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Tak Punya "Smartphone", Siswa SMP Ini Belajar Sendirian di Lab Komputer Sekolah

Regional
Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Speedboat Terseret ke Bawah Tongkang Batu Bara, 5 Penumpang Hilang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2020

Regional
Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini 'Di-blacklist'

Nekat Daki Gunung Slamet Saat Status Waspada, Bapak dan Anak Ini "Di-blacklist"

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 5 Agustus 2020

Regional
3 Pria Mengaku Polisi Berpangkat AKBP dan Peras Anggota DPRD

3 Pria Mengaku Polisi Berpangkat AKBP dan Peras Anggota DPRD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X