[POPULER NUSANTARA] Bayi Lahir Tanpa Anus | Setubuhi Siswi SMA, Pria Mengaku Bayar Rp 500.000

Kompas.com - 21/06/2020, 05:35 WIB
Ilustrasi bayi dibuang SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi dibuang
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Bayi anak pasangan Suci Mayang Sari (20) dan Jatar Simanjuntak (26) asal Simalungung, Sumatera Utara lahir tanpa anus.

Akibatnya bayi yang baru berusia beberapa minggu tersebut selalu kesakitan saat mengeluarkan feses.

Sang dokter sempat menyarankan untuk operasi dengan biaya Rp 50 juta. Namun orangtua bayi mengaku tak memiliki biaya.

Sementara itu di Muara Enim,, I (45) diamankan karena diduga telah memperkosa ND (17) sesorang siswi SMA yang merupakan tetangga satu desanya.

Namun I membantah telah memperkosa ND. Ia mengatakan membayar Rp 500.00 untuk satu kali kencan.

Dua berita tersebut menjadi perhatian banyak pembaca Kompas.com dan berikut lima berita populer nusantara selengkapnya:

1. Bayi tanpa anus

Jatar Simanjuntak (26) dan istrinya Suci Mayang Sari (20) menggendong bayi semata wayang mereka yang berusia beberapa minggu dengan kondisi lahir tanpa anus (Tribun Medan/ Alija Magribi)
Jatar Simanjuntak (26) dan istrinya Suci Mayang Sari (20) menggendong bayi semata wayang mereka yang berusia beberapa minggu dengan kondisi lahir tanpa anus (Tribun Medan/ Alija Magribi)
Karina Nabila Uzdah asal Simalungun yang lahir pada 22 Mei 2020 tidak memiliki anus. Akibatnya, bayi yang baru berusia beberapa minggu itu selalu kesakitan saat mengeluarkan feses.

Dokter sempat menyarankan agar Karina dioperasi dengan biaya mencapai Rp 50 juta. Namun orangtuany, Suci Mayang Sari (20) dan Jatar Sumanjutak (26) mengaku tak memiliki biaya.

"Dokter bilang, agar anak saya cepat ditangani operasinya harus ada biaya sekitar Rp 50 juta. Dalam hati ku saat itu, ‘Tuhan dari mana aku punya uang segitu, makan pun kami susah,” tutur Suci sembari berlinang air mata,

Mereka kemudian dibantu pihak kepala desa untuk mengurus BPJS Kesehatan agar bayinya bisa segera dioperasi.

"Sampai saat ini, kami dan keluarga masih mengurus kartu BPJS Kesehatan dibantu kepala desa,” kata dia.

Mereka terus berharap, suatu saat Karina bisa hidup normal seperti anak-anak pada umumnya.

Baca juga: Tuhan, dari Mana Uang Segitu, Makan Pun Kami Susah..

2. Gadis diperkosa 2 pacarnya dalam sehari

Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.
RA (17) seorang gadis asal Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus diperkosa oleh dua pria yang mengaku pacarnya yakni IN (27) dan AS (25).

Keduanya mencabuli RA di hari yang sama pada 22 Maret 2020 namun dengan waktu dan tempat yang berbeda.

Pencabulan berawal saat RA bertemu dengan IN pada siang hari. Setelah dibujuk, RA diperkosa. Kemudian saat malam hari, RA diperkosa oleh AS.

“Kedua tersangka berdalih berpacaran dengan korban. Lalu dengan bujuk rayu mengajak korban melakukan hubungan badan,” kata Kapolsek Pulau Panggung, Inspektur Satu (Iptu) Ramon Zamora.

Kepada polisi, dua tersangka mengaku melakukan hubungan bada atas dasar suka sama suka.

“Tidak ada dalih apapun, tindak kriminal pencabulan terhadap anak tidak mengenal istilah suka sama suka,” kata Ramon.

Baca juga: Gadis Ini Dicabuli 2 Pacarnya Dalam Sehari, Korban Dijanji Nikah hingga Alami Stres

3. Setubuhi siswi SMA, pria mengaku bayar Rp 500.000

IlustrasiShutterstock Ilustrasi
ND (17) siswi SMA di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan diperkosa I (45) yang merupakan tetangga satu desanya,

I mengaku telah menyetubuhi ND sebanyak tiga kali di sebuah rumah kos do kawasan Jalan Lingkar Kota Prabumulih.

Namun I membantah telah memperkosa ND. Ia mengatakan telah membayar ND Rp 500.000 untuk satu kali kencan.

"Awalnya Maret 2020 lalu, saya tahu dari temannya kalau dia itu jual diri, lalu saya minta nomor WhatsApp dan berkomunikasi. Saya tanya dan saya ajak dia mau asal bayar Rp 500.000," ungkapnya.

Saat bertemu di TKP, kata I, ia sempat mempertanyakan jika melakukan hubungan tersebut apakah korban tidak takut hamil, dan korban pun menjawab jika ia sudah suntik KB.

"Terus kami melakukan hubungan itu, setelah selesai saya bayar Rp 500.000 sesuai perjanjian," katanya.

Baca juga: Pengakuan Pria Beristri yang Setubuhi Siswi SMA: Dia Jual, Saya Beli Rp 500.000

4. Istri dijual Rp 300.000, uangnya untuk makan

Ilustrasi akun TwitterCNN Ilustrasi akun Twitter
S menjual istrinya kepada lelaki hidung belang dengan tarik mulai Rp 300.000 hingga Rp 900.00 untuk sekali kencan.

S mengaku uang tersebit digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. S adalah seorang pria pengangguran asal Wringinanom, Gresik, Jawa Timur.

Dia mengaku kesulitan mencari pekerjaan selama pandemi Covid-19. Akibatnya, ia tak memiliki pemasukan.

"Tidak kerja lama. Apalagi pas Covid-19 ini. Butuh uang," kata dia.

S menjual istrinya melaluin media sosial Twitter.

Rupanya, S memang tak hanya menjual istrinya di kawasan Gresik, namun juga melayani pelanggan di luar kota.

"Tersangka juga kerap terima panggilan di luar kota seperti Surabaya dan Tretes (Pasuruan)," ujar dia.

Baca juga: Istrinya Dijual Rp 300 Ribu ke Pria Hidung Belang, Pria Pengangguran: Buat Makan

5. Anggota brimob ditusuk saat jatuh dari motor.

Ilustrasi kecelakaanautoaccident.com Ilustrasi kecelakaan
Brigadir Bernard Hutasoit anggota Brimob Polda Sumatera Utara ditusuk oleh orang tak dikenal saat jatuh dari motor pada Kamis (18/6/2020).

Dua pelaku sempat menawarkan pertolongan saat korban mengalami kecelakaan. Namun Bernard menolak bantuan tersebut.

Namun ternyata pelaku emosi dan mengeluarkan sebilah pisau dan menusuk dada korbam

Usai menusuk Bernard, pelaku malah membawa kabur motor korban.

"Pelaku emosi dan mengeluarkan sebilah pisau, lalu menusuk korban di bagian dada. Setelah itu pelaku membawa kabur sepeda motor korban dengan cara didorong,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Deli Tua Iptu Immanuel Ginting, Jumat (19/6/2020).

Dua pelaku yakni AG (36) dan PAS (21) warga Medan Tuntungan kemudian ditangkap di ladang sawit, delapan jam setelah kejadian.

Baca juga: Detik-detik Dada Anggota Brimob Ditusuk Usai Jatuh dari Motor, Pelaku Orang yang Menolongnya

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Tri Purna Jaya | Editor : Aprillia Ika, Pythag Kurniati, Candra Setia Budi)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Polisi Bongkar Praktik Penjualan BBM Bersubsidi ke Penambang Emas Ilegal

Regional
Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Bawa Rp 2000, Bocah 7 Tahun dengan Lugu Cerita Diberi Uang Usai Dicabuli Tetangga

Regional
Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Modusnya Lakukan Penertiban

Regional
Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Kronologi Kontak Senjata TNI dan KKB yang Akibatkan 3 Prajurit Terluka

Regional
Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Siasat Pemkot Yogyakarta Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Regional
Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Dituding Terima Suap Rp 2 Miliar oleh KPK, Plt Bupati Muara Enim Sebut Fitnah dan Ancam Laporkan

Regional
Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Dijaga Ketat TNI-Polri, Demo Tolak UU Cipta Kerja di Malang Berakhir Damai

Regional
Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Mulai Beroperasi, Alat PCR Bantuan Pondok Gontor Mampu Diagnosa 90 Spesimen Covid-19 Dalam Sehari

Regional
Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Polisi Sebut Ambulans Tak Boleh Angkut Barang Seserahan Pernikahan

Regional
6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

6 Pemulung Positif Covid-19, Satu Orang Melarikan Diri dan Masih Berkeliaran

Regional
4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

4 Oknum Satpol PP yang Rampas Uang Pengemis Ditangkap Polisi

Regional
Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Kronologi Pemulung Positif Covid-19 Kabur Saat Hendak Dikarantina Satgas Kota Ambon

Regional
Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bima Ricuh, 2 Polisi Terluka, 8 Mahasiswa Ditangkap

Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bima Ricuh, 2 Polisi Terluka, 8 Mahasiswa Ditangkap

Regional
4 Mahasiswa Tersangka Demo di DPRD Jateng Jadi Tahanan Kota

4 Mahasiswa Tersangka Demo di DPRD Jateng Jadi Tahanan Kota

Regional
Kabur Saat Dibawa ke Pusat Karantina, Satgas Belum Temukan Pemulung Positif Covid-19

Kabur Saat Dibawa ke Pusat Karantina, Satgas Belum Temukan Pemulung Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X