Kompas.com - 20/06/2020, 17:26 WIB
Dua tersangka pencabulan (kanan bawah) dilimpahkan ke Kejari Tanggamus. Kedua pelaku mencabuli korban dalam satu hari. (FOTO: Dok. Polsek Pulau Panggung) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Dua tersangka pencabulan (kanan bawah) dilimpahkan ke Kejari Tanggamus. Kedua pelaku mencabuli korban dalam satu hari. (FOTO: Dok. Polsek Pulau Panggung)

LAMPUNG, KOMPAS.com – Seorang gadis ABG dicabuli dua kali dalam sehari oleh dua orang yang mengaku kekasihnya di Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus.

Modus pencabulan itu terjadi yakni dengan berpacaran dengan korban dan menjanjikan akan dinikahi.

Kapolsek Pulau Panggung, Inspektur Satu (Iptu) Ramon Zamora mengatakan, pencabulan itu dialami oleh RA (17) pada 22 Maret 2020 lalu.

Baca juga: Fakta 7 Bocah Korban Sodomi di Ponorogo, Pelaku Akui Pernah Dicabuli

Dua orang tersangka yang telah ditangkap adalah IN (27) dan AS (25).

Keduanya mencabuli korban RA pada hari yang sama, namun dengan waktu dan tempat yang berbeda.

Dicabuli dua pacar, pada siang dan malam hari

“Kedua tersangka sudah kami limpahkan ke jaksa penuntut umum Kejari Tanggamus pada Jumat kemarin, berkas sudah dinyatakan P21 (lengkap),” kata Ramon Zamora melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (20/6/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pencabulan itu berawal saat korban bertemu dengan IN pada siang hari. Dengan bujuk rayu, IN lalu mencabuli korban.

Kemudian, pada malam harinya, korban yang bertemu dengan AS juga dicabuli oleh tersangka AS.

“Kedua tersangka berdalih berpacaran dengan korban. Lalu dengan bujuk rayu mengajak korban melakukan hubungan badan,” kata Ramon Zamora.

Baca juga: Siswi SMP Dicabuli Pacarnya hingga Hamil, Terungkap Saat Mengeluh Sakit Perut

Korban stres dan tertekan

Mengalami dua kali pencabulan dalam satu hari membuat korban merasa stres dan tertekan. Korban pun melaporkan hal itu kepada orangtuanya.

Ramon mengatakan, kedua tersangka ditangkap di kediaman mereka masing-masing pada Senin (23/3/2020) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Menurut Ramon, dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku melakukan pencabulan itu atas dasar suka sama suka.

“Tidak ada dalih apapun, tindak kriminal pencabulan terhadap anak tidak mengenal istilah suka sama suka,” kata Ramon.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X